Khitanan Massal di Jakarta Utara akan Digelar Rutin

Kegiatan tersebut akan digelar rutin setiap tahunnya karena belum bisa menyentuh seluruh warga pra sejahtera di Jakarta Utara.

Khitanan Massal di Jakarta Utara akan Digelar Rutin
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Suasana khitanan massal yang digelar di Balai Yos Sudarso, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu (5/9). 

PEMERINTAH Kota Jakarta Utara melalui Badan Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah (BAZIS) Jakarta Utara menggelar khitanan massal di Balai Yos Sudarso, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu (5/9).

Wakil Wali Kota Jakarta Utara Junaedi mengatakan ada sebanyak 300 anak dari enam kecamatan yang mengikuti khitanan massal.

Kegiatan itu akan berlangsung secara bertahap yakni pada 5, 6 dan 10 September 2018.

Suasana khitanan massal yang digelar di Balai Yos Sudarso, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu (5/9).
Suasana khitanan massal yang digelar di Balai Yos Sudarso, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu (5/9). (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

“Semoga kegiatan khitanan massal ini bermanfaat bagi keluarga pra sejahtera di wilayah Jakarta Utara,” ungkap Junaedi.

Kegiatan tersebut akan digelar rutin setiap tahunnya karena belum bisa menyentuh seluruh warga pra sejahtera di Jakarta Utara.

Sehingga diharapkan pada gelaran tahun mendatang, jumlah pesertanya bisa semakin bertambah.

“Ke depannya, saya harap pesertanya bisa lebih banyak lagi. Kalau perlu tahun mendatang kita buat rekor MURI peserta khitanan terbanyak dengan melibatkan stakeholder di Jakarta Utara,” ujarnya.

Kepala BAZIS Jakarta Utara, Hari Agusti mengatakan kegiatan khitanan massal tersebut merupakan realisasi dari program pendayagunaan ZIS dan amal sosial.

Hari pun menyambut baik adanya rencana penambahan jumlah peserta.

Suasana khitanan massal yang digelar di Balai Yos Sudarso, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu (5/9).
Suasana khitanan massal yang digelar di Balai Yos Sudarso, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu (5/9). (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

"Selama saya disini, setiap tahun. Ini sudah berjalan tiga tahun terakhir, tahun depan juga akan kita lakukan lagi dan nggak menutup kemungkinan jumlah pesertanya bertambah,” tuturnya.

Seluruh peserta khitanan massal selain tidak dikenakan biaya, mereka juga memperoleh sarung, peci, baju koko, dan sejumlah uang.

Sementara usia para peserta juga tidak dibatasi. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help