Warga Berharap Pembangunan Skybridge Dapat Menjadi Solusi Kemacetan di Tanah Abang

Nantinya jembatan ini akan menghubungkan Stasiun dan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Warga Berharap Pembangunan Skybridge Dapat Menjadi Solusi Kemacetan di Tanah Abang
Warta Kota/Joko Supriyanto
Proyek Skybridge Tanah Abang dalam proses pembangunan. Selasa (4/9). 

DALAM mengatasi permasalah PKL yang berada di Tanah Abang Pemrov DKI kini membangun Skybridge atau jembatan multi-fungsi.

Nantinya jembatan ini akan menghubungkan Stasiun dan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Baca: BERITA FOTO: Pembangunan Skybridge Tanah Abang Dikebut, Selesai Oktober 2018

Ketika Warta Kota mencoba melihat pembangunan Skybridge terlihat sejumlah rangka-rangka baja sudah berdiri di atas jalan Jati Baru sepanjang 100 meter.

Proyek Skybridge Tanah Abang dalam proses pembangunan. Selasa (4/9).
Proyek Skybridge Tanah Abang dalam proses pembangunan. Selasa (4/9). (Warta Kota/Joko Supriyanto)

Selain itu beberapa rangka sudah menjadi jalur yang nantinya akan gunakan sebagai penghubung.

Sementara beberapa pekerja juga nampak melakukan pengerjaan seperti las, kerangka baja.

Biasanya Jalan Jati Baru yang terdapat dua lajur, namun lajur yang mengarah Tanah Abang Blok B ditutup.

Sementara beberapa pondasi benton juga mulai tertanam di sekitar Jalan Jati Baru.

Kehadiran proyek Skybridge ini nampak ditunggu-tunggu oleh masyarakat, terutama mereka yang biasa setiap hari melintas di kawasan Tanah Abang. Hendri (28) salah satunya.

"Berharap sih cepat selesai, dan yang pasti kita berharap dengan adanya Skybridge ini dapat menjadi solusi kemacetan di Tanah Abang, karena dari dulu Tanah Abang macet ngak usai-usai," kata Hendri, salah satu warga, Selasa (4/9/2018).

Selain menjadi solusi kemacetan di Tanah Abang, dirinya juga berharap kedepan penataan PKL Tanah Abang dapat lebih baik lagi.

Sehingga mereka yang memanfaatkan area trotoar tidak ada lagi.

Sementara itu dengan adanya proyek ini, bebebrapa pedagang yang masih mengelar lapaknya di badan jalan juga tidak merasa terganggu.

Hal itu dikarenakan proyek tersebut dikerjalan ketikan seluruh pedagang usai.

"Ngak ganggu sih, mereka kan kerjanya malam, paling pas kita tutup jam 5an itu baru para pekerja datang, paling ada sore mereka ngelas di bawah, ngak ada yang di atas," kata Eti Rusman (48) salah seorang pedagang.

Pengerajaan proyek Skybridge sepajang 386,4 meter dengan lebar 12,6 meter ini ditargetkan rampung pada bulan Oktober 2018 mendatang. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help