Kantor Kelurahan Jembatan Besi Gagal Pindah Tahun Ini

HINGGA saat ini, Kantor Kelurahan Jembatan Besi masih berlokasi di Jalan Jembatan Besi VIII, RT 12/06, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (4/9/2018).

Kantor Kelurahan Jembatan Besi Gagal Pindah Tahun Ini
WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN
Kantor Kelurahan Jembatan Besi 

HINGGA saat ini, Kantor Kelurahan Jembatan Besi masih berlokasi di Jalan Jembatan Besi VIII, RT 12/06, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (4/9/2018).

Padahal ada rencana pemerintah di tahun ini memindahkan kantor kelurahan tersebut ke lahan yang baru.

Namun di tahun ini pemindahan itu dinyatakan batal, lantaran di lahan yang baru dinilai mahal harganya. Diketahui di lahan baru untuk kantor Kelurahan Jembatan Besi, harga per-meternya mencapai Rp 20 Juta.

"Memang terkendala di pembebasan lahan ya. Jadi, pemindahan kantor Kelurahan Jembatan Besi di lahan yang baru seluas sekitar 1000-an meter lebih. Lokasi lahan yang baru itu pun tak jauh dari lokasi kantor saat ini. Si pemilik lahan itu, membandrol harga sangat tinggi. Sekitaran Rp 20 Juta per-meter," ungkap Camat Tambora Djaharuddin.

Djaharuddin menuturka, langkah-langkah soal pemindahan Kantor Kelurahan Jembatan Besi ke lahan yang baru, pernah dilakukan sampai saat ini. Namun, masih buntu karena masalah harga lahan yang sangat mahal dijualnya oleh pemilik lahan.

"Pembebasan lahan pun dicabut, karena harga sangat tinggi. Jadi, pemilik lahan membandrol harga senilai Rp 20 juta per-meter. Sedangkan, untuk bangun kantor kelurahan itu, dibutuhkan 1.500 meter. Apabila dikalkulasikan dana yang dikeluarkan bisa mencapai Rp 37 miliar. Untuk itu, Pemerintah Kota cabut ajuan pembebasan lahan itu," katanya.

Namun, Djaharuddin pun meyakini bila jajaran Pemerintah Kota Jakarta Barat, telah temukan lahan pengganti. Menurutnya, ada lahan cocok dan luasnya mencapai 1000 meter persegi, di Pasar Jembatan Besi.

"Kami, sedang mengajukan permohonan ke PD Pasar Jembatan Besi lewat Pak Wali Kota dan dengan cara bersurat. Ada lahan sekitar 1000 meter persegi di dekat pasar itu. Nanti tunggu hasilnya saja. Mudah-mudahan, ada realisasi," ucapnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan Jakarta Barat, Deny Ramdani menjelaskan, Pemerintah Kota Jakarta Barat hingga saat ini masih terus menyelesaikan tahapan pembayaran ganti rugi lahan, untuk kantor Kelurahan Jembatan Besi.

"Kami, masih lakukan proses pengkajian ulang sebab sempat adanya pergantian Wali Kota ya kan. Jadi, langkah pengajian ulang tujuan agar memastikan lahan yang akan dibayarkan, juga sesuai aturan yang berlaku. Kami juga optimis, pembebasan lahan dapat terselesaikan tahun 2018. Maka, pembangunan Kantor Kelurahan Jembatan Besi segera terealisasikan, di tahun depan," paparnya.

Deny mengaku, pihaknya belum mendapatkan lahan yang baru untuk pembangunan kantor Jelurahan Jembatan Besi. Sementara, perihal anggaran pembebasan lahannya, terang Deny, dialokasikan sebesar Rp 25 Miliar.

"Lahan belum ada yang memadai. Sehingga ini (anggaran) dikembalikan lagi. Lalu, untuk soal alokasi anggaran untuk kantor Kelurahan, yang masing-masing sebesar Rp 25 Miliar," jelasnya.

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved