Dua Kali Terciduk karena Menyuap, Suami Inneke Koesherawati: Sekarang Saya Sudah Kapok

Selama bersaksi di persidangan, istri tercintanya, Inneke Koesherawati, tidak tampak mendampingi.

Dua Kali Terciduk karena Menyuap, Suami Inneke Koesherawati: Sekarang Saya Sudah Kapok
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Direktur PT Melati Technofo Indonesia (MTI) Fahmi Darmawansyah bersama istrinya, Inneke Koesherawati, saat menjalani persidangan lanjutan dengan agenda pembacaan vonis di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (24/5/2017). Majelis hakim Tipikor menjatuhkan vonis dua tahun delapan bukan pidana penjara kepada Fahmi Darmawansyah, dan denda Rp 150 juta subsider tiga bulan kurungan, karena terbukti melakukan suap terkait proyek pengadaan satelit pemantau di Badan Keamanan Laut (Bakamla). 

SUAMI artis Inneke Koesherawati, Fahmi Darmawansyah, mengaku kapok melakukan praktik suap.

Terlebih, pria berkacamata ini dua kali berurusan hukum dengan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Belum selesai menjalani masa hukuman di Lapas Sukamiskin, Bandung Jawa Barat ‎atas kasus suap proyek pengadaan satelit monitoring di Bakamla, Fahmi Darmawansyah kembali menyandang status tersangka di KPK karena menyuap Kalapas Sukamiskin Wahid Husen, demi bisa mendapat fasilitas mewah dan izin keluar masuk lapas.

Baca: Kawal Proyek PLTU Riau-1, Eni Maulani Saragih Mengaku Diperintah oleh Ketua Umum Partai Golkar

Kini Fahmi Darmawansyah ditahan KPK, penahanannya dititipkan di Rutan Polres Jakarta Pusat, di sela menjalani penahanan atas kasus menyuap Kalapas Sukamiskin Wahid Husen.

Fahmi Darmawansyah juga diminta bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta atas kasus suap proyek Bakamla. Senin (3/9/2018) kemarin, Fahmi Darmawansyah bersaksi untuk terdakwa Fayakhun, anggota Komisi I DPR dari Partai Golkar.

Selama bersaksi di persidangan, istri tercintanya, Inneke Koesherawati, tidak tampak mendampingi. Hanya ada empat pria yang setia menunggu Fahmi Darmawansyah dan membawakan roti untuk camilan selama menunggu persidangan.

Baca: Prabowo Lupa Megawati Presiden Indonesia Keberapa

Di hadapan majelis hakim, Fahmi Darmawansyah sempat curhat dia kapok karena sudah dua kali berurusan hukum atas kasus suap.

"Sekarang saya sudah kapok yang mulia, yang saya lakukan dulu salah," ucap Fahmi Darmawansyah yang menggunakan kemeja biru di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Hal lain yang disayangkan Fahmi Darmawansyah yakni perusahaannya, PT Merial Esa, harus rugi besar bahkan memiliki utang.

Baca: Dipeluk Pesilat, Jokowi: Baunya Menyengat tapi Harum karena Menang

"‎Rugi besar saya yang mulia. Ruginya berapa saya belum hitung rinci. Saya belum dapat laporan dari orang kantor," ungkapnya.

Fahmi Darmawansyah menambahkan, pihaknya total mengeluarkan Rp 70 miliar dengan harapan nilai proyek di Bakamla Rp 1,2 triliun bisa didapatkan.‎ Sayangnya, Fahmi hanya bisa mengerjakan proyek satelit monitoring, sementara drone tidak disetujui. (*)

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved