Asian Games 2018

Atlet Berprestasi di Asian Games 2018 yang Ingin Jadi Anggota TNI dan Polri Diberikan 'Karpet Merah'

Prestasi yang telah diukir para atlet Indonesia dalam gelaran Asian Games 2018, menjadi kebanggan tersendiri bagi Bangsa Indonesia.

Atlet Berprestasi di Asian Games 2018 yang Ingin Jadi Anggota TNI dan Polri Diberikan 'Karpet Merah'
Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Komjen Pol Syafruddin, Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto di Padepokan Pencak silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur, Rabu (29/8/2018). 

PRESTASI yang telah diukir para atlet Indonesia dalam gelaran Asian Games 2018, menjadi kebanggan tersendiri bagi Bangsa Indonesia.

Untuk mengapresiasi torehan itu, pemerintah memberikan hadiah berupa bonus seperti uang dan pengangkatan atlet sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

CdM Asian Games 2018 Syafruddin mengatakan, pihaknya telah melakukan pendataan kepada sejumlah atlet berpestasi yang ingin menjadi PNS.

Baca: Pimpinan KPK Mengaku Diusir Saat Tonton Pertandingan Asian Games 2018, Ini Kata Inasgoc

"Mengenai PNS, jadi kemarin ada arahan dari bapak Presiden dan Wapres dan kepmennya sudah, sudah saya tanda tangan untuk juara Olimpiade dan Asian Games," kata Syafruddin di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Senin (3/9/2018).

Syafruddin mengatakan, para atlet juga mendapat akses langsung untuk bisa menjadi anggota TNI dan Polri.

"Kemudian panglima TNI dan Kapolri dan kepala staf juga sudah menitipkan bahwa manakala ada atlet yang ingin masuk TNI Polri, karpet merah untuk para atlet," jelasnya.

Baca: Anies Baswedan Pastikan Pemprov DKI Jakarta Berikan Bantuan Hukum kepada Teguh Hendrawan

Syafruddin mengatakan, syarat menjadi anggota TNI dan Polri hanya dua, yakni kesehatan dan fisik. Syarat tersebut sudah dipenuhi oleh para atlet yang berlaga di Asian Games 2018.

"Karena TNI dan POLRI syaratnya hanya dua, yaitu kesehatan dan fisik. tidak terlalu diperlukan intelektual yang pintar. Jadi yakinlah kalau namanya atlet, kesehatan dan fisiknya bagus," papar Syafruddin. (Yanuar Nurcholis Majid)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help