Sertifikat Halal

Restoran Shabu Hachi Dapat Sertifikat dari Majelis Ulama Indonesia

Sejak setahun lalu, Shabu Hachi mengurus sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Restoran Shabu Hachi Dapat Sertifikat dari Majelis Ulama Indonesia
Warta Kota/Lilis Setyaningsih
Restoran Shabu Hachi di Jalan Padjajaran, Bogor, Jawa Barat. 

Sertifikat halal dari MUI yang didapat Shabu Hachi ini sesuai dengan hasil Sidang Komisi Fatwa Halal MUI pada 8 Agustus 2018.

Baca: Midori, Makanan Jepang Autentik

Sidang tersebut menyatakan bahwa Shabu Hachi lolos sertifikasi dengan predikat nilai A ; nilai Excellent.

Serah Terima Sertifikat Halal MUI diserahkan langsung oleh Dr Ir Lukmanul Hakim, Direktur LPPOM MUI kepada Sudjarwo Budiono.

Selain sertifikat halal, Shabu Hachi juga tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (Muri). Shabu Hachi menjadi restoran All You Can Eat Shabu Shabu & Yakiniku pertama yang Mendapatkan Sertifikat Halal MUI.

Ghita mengatakan, pihaknya cukup syok dengan proses mendapatkan sertifikat halal tersebut.

"Selama ini kami beranggapan kalau tidak menggunakan bahan babi dan alkohol pasti sudah halal. Ternyata ada banyak kriteria lain yang membuat sistem jaminan halal tidak gampang," ujarnya.

Pasangan suami-istri Ghita Nafeeza-Sudjarwo Budiono, pemilik Restoran Shabu Hachi.
Pasangan suami-istri Ghita Nafeeza-Sudjarwo Budiono, pemilik Restoran Shabu Hachi. ()

Proses audit yang dinilai dari standard operasionalnya, penyimpanan, pembelian bahan baku.

Auditor juga terjun langsung ke dapur, finance, belanja apa saja yang dibeli.

"Kami diaudit di enam outlet Shabu Hachi tiap minggu. Karyawan yang biasanya membawa makanan dari luar sudah tidak bisa lagi," ucap Ghita.

"Karena ketika ada karyawan membawa makanan dari luar dan kebetulan bukan bahan halal, bisa gugur proses halal kami," ucapnya.

Baca: Enaknya Makanan Jepang

Halaman
123
Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help