Dapat Bonus Asian Games, Hanifan Sebut Bayar Zakat dan Hajikan Orangtua

Hanif mengaku tak terkejut dengan besarnya bonus yang ia terima. Sebab, pemerintah sudah memberi tahu

Dapat Bonus Asian Games, Hanifan Sebut Bayar Zakat dan Hajikan Orangtua
Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Pesilat Indonesia Hanifan 

Pesilat asal Jawa Barat (Jabar) Hanifan Yudani Kusuma mendapat bonus besar atas torehannya sebagai penyumbang medali emas di ajang Asian Games 2018.

Setelah mendapat bonus dari Pemerintah Pusat, bonus lain dari Pemerintah daerah pun menunggu Hanif, sapaan akrab Hanifan. Rencananya, Hanif bakal menggunakan uang tersebut untuk menghajikan kedua orangtuanya.

Selain itu, Hanif tak lupa menyisihkan sebagian uangnya bagi orang tak mampu. "Sebagai umat muslim saya wajib 2,5 persen zakat. Kemudian saya (ingin memberangkatkan) haji untuk kedua orang tua saya, dan umroh keluarga kecil saya," kata Hanif saat ditemui di Gor Padjadjaran, Bandung, Senin (3/9/2018).

Hanif juga rencananya akan diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS) atas prestasinya. Ia pun mendapat satu unit rumah tipe 36 dari Kementerian PUPR.

"Dan sudah dengan status PNS dan rumah tipe 36. Alhamdulillah saya bersyukur," ujar Hanif. Ia pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah dan pengurus besar pencak silat Indonesia atas apresiasi besar yang diberikan kepada para atlet.

"Terima kasih juga kepada Pak Presiden Joko Widodo dan Pak Prabowo, Pak Menpora Imam Nahrawi yang selalu mendukung dengan memberi apresiasi dan semangatnya bagi pesilat Indonesia," ungkapnya.

Hanif mengaku tak terkejut dengan besarnya bonus yang ia terima. Sebab, pemerintah sudah memberi tahu bahwa para atlet peraih medali bakal diganjar bonus melimpah.

"Memang kita sudah diberitahukan sejak jauh hari bonus itu akan besar karena ini pertama pencak silat di Asian Games dan pertama setelah puluhan tahun jadi tuan rumah," jelasnya.

Seperti diberitakan, peraih medali emas diberikan bonus Rp 1,5 miliar secara penuh dengan pajak sudah ditanggung. Adapun untuk pasangan atau ganda mendapatkan Rp 1 miliar per orang dan Rp 750 juta per orang untuk beregu.

Khusus untuk peraih medali emas, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimulyono menyatakan akan membangunkan rumah tipe 36 dengan kisaran Rp 70 juta-100 juta.

Sama seperti peraih medali emas, bonus untuk pendulang perak pun terbagi ke dalam tiga kelas. Untuk tunggal jumlahnya (Rp 500 juta), ganda (Rp 400 juta), dan beregu (Rp 300 juta) per orang. Adapun untuk setiap atlet tunggal yang merebut medali perunggu dihadiahi Rp 250 juta, ganda Rp 200 juta, dan beregu Rp 150 juta per atlet.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bonus Besar Asian Games Pesilat Hanifan YK untuk Berangkatkan Haji Orangtua",
Penulis : Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani
Editor : Aprillia Ika

Editor: ahmad sabran
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved