Thamrin City dan Blok M Square Jadi Sasaran Atlet Asian Games Belanja Oleh-oleh

Sejumlah atlet asing yang berlaga di Asian Games 2018 menyempatkan diri berbelanja oleh-oleh. Thamrin Cuty dan Blok M Square sasarannya.

Thamrin City dan Blok M Square Jadi Sasaran Atlet Asian Games Belanja Oleh-oleh
Warta Kota/Henry Lopulalan
Warga sedang memilih aneka suvenir Asian Games 2018 yang dijual di Sarinah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (31/8/2018). 

PERTANDINGAN Asian Games 2018 telah berakhir, ajang olahraga terbesar di Asia itu pun memasuki puncaknya dalam seremoni penutupan yang digelar malam nanti, Minggu (2/9/2018).

Terlepas dari keseruan beragam kompetisi, para atlet tidak menyia-nyiakan waktu berkeliling Ibukota untuk membeli cenderamata.

Salah satunya, Thamrin City dan Blok M Square. Kedua mall milik Trade Mall Agung Podomoro itu ramai dikunjungi para atlet, kontingen hingga turis yang berasal dari negara peserta Asian Games 2018.

Mereka mencari batik nusantara, kain tenun, pernak-pernik serta kerajinan khas nusantara. Seperti atlet panahan asal Bangladesh misalnya, Muhammad Jabed Alam, tampak sedang membeli beberapa cinderamata dan pakaian olahraga di Trade Mall Thamrin City.

Selama mengikuti Asian Games 2018, ia mengaku sudah dua kali mengunjungi trade mall yang dikelola Agung Podomoro Group ini.

”Di Dhaka juga ada banyak mall. Tapi, disini ada banyak pilihan cinderamata, sehingga kami sudah dua kali datang ke mall ini untuk beli oleh-oleh Asian Games,” ujar Jabed Alam, Minggu (2/9/2018).

Senada dengan Jabed Alam, demikian juga rekan satu tim-nya, Abul Kashem Mamun. Ia tampak sumringah menenteng tas berisi belanjaan berupa batik dan t-shirt bertuliskan I Love Jakarta. Ketika ditanya kesannya tentang kota Jakarta, Abul Kashem menilai Jakarta sangat indah.

"It’s a nice city, I Love Jakarta, ujar tertawa lebar.

Mengaku sudah tereliminasi di babak penyisihan, Jabed Alam dan Abul Kashem yang turun di nomor panahan beregu putra, sudah harus siap-siap balik pulang ke negaranya lebih awal.

“Kami sudah 12 hari di Jakarta, datang sejak 17 Agustus 2018 dan besuk rencananya kami sudah harus pulang kembali ke Bangladesh,” ujar Abul Kashem.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help