Seorang Pemasang Spanduk Liar di Depok Tertangkap Tangan

Satpol PP Kota Depok menangkap tangan, seorang pemuda pengendara sepeda motor, yang memasang spanduk komersil tak berizin

Seorang Pemasang Spanduk Liar di Depok Tertangkap Tangan
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok menangkap tangan, seorang pemuda pengendara sepeda motor, yang memasang spanduk komersil tak berizin atau spanduk liar, di Jalan H Usman, Kukusan, Beji, Kota Depok, Minggu (2/9/2018) dinihari sekira pukul.02.45. Di sepeda motornya terdapat puluhan spanduk liar yang langsung disita petugas. 

SATUAN Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok menangkap tangan, seorang pemuda pengendara sepeda motor, yang memasang spanduk komersil tak berizin atau spanduk liar, di Jalan H Usman, Kukusan, Beji, Kota Depok, Minggu (2/9/2018) dinihari sekira pukul.02.45.

Di sepeda motornya terdapat puluhan spanduk liar yang juga hendak dipasangnya di Jalan H Usman, Beji, dan diduga juga di beberapa titik lainnya di Depok

Kasatpol PP Depok Yayan Arianto menuturkan pihaknya mendata pelaku pemasang spanduk liar tersebut serta menyita semua spanduk liar dari tangannya.

"Supaya spanduk tidak dipasang di tempat lain, maka puluhan spanduk di motor pelaku, disita petugas," kata dia.

Sementara sang pemuda yang sudah didata dan diketahui warga Depok itu, akhirnya diperbolehkan pulang.

Namun rencananya ia akan diajukan ke pengadilan karena telah melakukan tindak pidana ringan berupa pelanggaran Perda Kota Depok Nomor 16 tahun 2012 tentang pembinaan dan pengawasan ketertiban umum.

Dimana dalam.Perda tersebut pemasang spanduk liar dapat diancam tindak pidana ringan dengan hukuman kurungan paling lama 3 bulan dan atau denda maksimal sampai Rp 25 Juta.

Namun kata Yayan, masih dimungkinkan pihaknya hanya memberi peringatan saja kepada sang pemuda itu.

"Sebab dari hasil interogasi sementara, pelaku hanya orang suruhan saja untuk memasang spanduk itu oleh pihak pemesannnya dan tahu apa-apa. Sementara kami ingin menyasar pihak yang bertanggung jawab langsung, atau pihak yang menyuruh memasang spanduk tanpa izin, atau yang berkepentingan dengan adanya spanduk komersil," kata Yayan.

Tujuannnya kata Yayan agar pihak pelaku usaha yang menyuruh memasang spanduk itu nantinya mau mengurus perizinan pemasangan spanduk sebelum melakukam pemasangan spanduk di Depok.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved