Rupiah Terus Melemah, Menteri Keuangan Dipertanyakan

Mantan Menteri Kehutanan MS Kaban mempertanyakan peran Menteri Keuangan ditengah merosotnya nilai rupiah.

Rupiah Terus Melemah, Menteri Keuangan Dipertanyakan
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Karyawan jasa penukaran uang asing menunjukkan dolar Amerika di Masayu Agung, Kwitang, Jakarta Pusat, Kamis (2/8/2018). Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) semakin melemah ke Rp14.457 per dolar AS. 

MELEMAHNYA rupiah hingga menyentuh angka Rp 14.818 pada Jumat (31/8/2018) dikhawatirkan seluruh pihak.

Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati pun diminta meninggalkan jabatannya apabila tidak mampu memperbaiki keadaan.

Usulan tersebut disampaikan mantan Menteri Kehutanan Republik Indonesia (RI) periode 2005-2009, MS Kaban. Lewat twitternya, @hmskaban; dirinya meminta agar Sri Mulyani melepas jabatannya.

MS Kaban menyinggung Sri Mulyani yang seharusnya memiliki jiwa besar layaknya mantan Menteri Ekonomi Spanyol, Luis De Guindos. Luis Guindos mengundurkan diri karena euro tergelincir imbas isu Panama Paper yang menyeret namanya.

Tidak hanya itu, MS Kaban pun mengingatkan, masa kejayaan Kerajaan Hayam Wuruk dan Gajah Mada yang tersebar mulai dari Nusantara hingga daratan Tiongkok saja musnah. Alasannya hanya karena beban rakyat yang semakin berat.

"Menkeu SMI demi NKRI ikutilah jejak Menkeu Spanyol yg mletakkan jabatan demi negara, masa kejayaan Hayam Wuruk dan Gadjah Mada surut ketika beban kehidupan rakyat semakin berat," tulis mantan menteri yang pernah terseret kasus suap proyek rehabilitasi hutan tersebut.

Berdasarkan catatan Google, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada Jumat (24/8/2018) sempat berada di angka Rp 14.580 per USD yang kemudian merangkak naik berturut-turut, yakni Rp 14.660 per USD pada Selasa (28/8/2018) dan menyentuh angka Rp 14.800 pada pagi tadi, Jumat (31/8/2018).

Pelemahan rupiah tersebut tercatat paling tinggi dalam kurun waktu lima belas tahun terakhir. Catatan kurs rupiah terhadap dolar tertinggi ketika masa awal pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono terjadi pada tanggal 25 Januari 2014, yakni Rp 12.180 per USD, sepuluh tahun belakangan, rupiah berkisar antara Rp 8.000 hingga 9.000 per USD.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved