E Commerce

Bertemu Jack Ma, Presiden Jokowi Bahas Peningkatan SDM E-Commerce Indonesia

"Talent ini menjadi isu nomor satu di dunia. Saking cepatnya pertumbuhan ekonomi digital ini, SDM-nya belum bisa mengejar."

Bertemu Jack Ma, Presiden Jokowi Bahas Peningkatan SDM E-Commerce Indonesia
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden
PRESIDEN Joko Widodo dan pendiri sekaligus Executive Chairman Alibaba Group, Jack Ma, di Istana Presiden Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/9/2018). 

PRESIDEN Joko Widodo menerima kunjungan pendiri sekaligus Executive Chairman Alibaba Group, Jack Ma, di Istana Presiden Bogor, Sabtu (1/9/2018). Pertemuan yang berlangsung di Ruang Garuda tersebut dimulai sekitar pukul 10.30 WIB.

Pada awal pertemuan, Presiden Joko Widodo mengapresiasi Jack Ma yang akan hadir dalam upacara penutupan Asian Games 2018, Minggu (2/9/2018). Kepala Negara pun sempat berkelakar kepada Jack Ma tentang aksinya saat upacara pembukaan Asian Games 2018.

"Saya berharap dapat melihat penampilan Anda pada upacara penutupan karena seperti yang Anda tahu, saya harus melompat dari sepeda motor untuk melakukan bagian saya dalam upacara (pembukaan) Asian Games," kata Presiden Joko Widodo diiringi tawa semua yang hadir di ruangan.

Jack Ma akan hadir di acara penutupan Asian Games 2018 sebagai perwakilan panitia penyelenggara Asian Games 2022 di kota Hangzhou, Tiongkok. Di kota inilah kantor pusat Alibaba berada.

Sumber Daya Manusia

PRESIDEN Joko Widodo dan pendiri sekaligus Executive Chairman Alibaba Group, Jack Ma, di Istana Presiden Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/9/2018).
PRESIDEN Joko Widodo dan pendiri sekaligus Executive Chairman Alibaba Group, Jack Ma, di Istana Presiden Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/9/2018). (Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Dalam pertemuan tersebut, Presiden dan jajarannya bersama Jack Ma juga membahas berbagai hal, utamanya yang berkaitan dengan peta e-commerce Indonesia. Peta e-commerce Indonesia sendiri sudah diumumkan sejak awal 2016 lalu.

"Ada beberapa tadi yang mengemuka dalam pembahasan tersebut, yaitu yang pertama adalah masalah talent, sumber daya manusia," kata Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara kepada para jurnalis seusai pertemuan.

Rudiantara menjelaskan, dalam pertemuan tersebut juga muncul ide untuk membuat Jack Ma Institute untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM). Selain untuk memenuhi kebutuhan SDM di dalam negeri, juga untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat pemasok SDM bagi negara-negara di kawasan.

"Talent ini menjadi isu nomor satu di dunia. Saking cepatnya pertumbuhan ekonomi digital ini, sumber daya manusianya yang belum bisa mengejar," kata Rudiantara.

Selain membahas tentang sumber daya manusia, dalam pertemuan itu juga dibahas mengenai pemanfaatan platform yang ada untuk meningkatkan ekspor Indonesia, khususnya ke Tiongkok.

Halaman
12
Penulis: Hamdi Putra
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved