Pilpres 2019

Tak Cukup Bukti dan Gagal Periksa Andi Arief, Bawaslu Hentikan Kasus Dugaan Mahar Rp 500 Miliar

Keputusan itu dibahas di dalam rapat pleno antara anggota Bawaslu yang dipimpin oleh Ketua Bawaslu Abhan, Kamis (30/8/2018) malam.

Tak Cukup Bukti dan Gagal Periksa Andi Arief, Bawaslu Hentikan Kasus Dugaan Mahar Rp 500 Miliar
Kompas.com
Ketua Bawaslu Abhan 

Hal ini dikarenakan Andi Arief salah satu sumber informasi dari pelapor maupun saksi yang menyatakan bahwa peristiwa yang mereka ceritakan, bukanlah peristiwa yang mereka lihat langsung, melainkan hanya melalui akun twitter @AndiArief.

Abhan menambahkan, terhadap keterangan pelapor dan saksi-saksi yang telah diambil keterangannya pada proses klarifikasi, para saksi tidak melihat, mendengar, atau mengalami secara langsung peristiwa yang dilaporkan oleh pelapor, melainkan mendengar dari keterangan pihak lain, sehingga tidak memiliki kekuatan dalam pembuktian.

Baca: Dipanggil Bawaslu Soal Tudingan Mahar Politik, Ponsel Andi Arief Mati Sejak Pagi Tadi

"Terhadap bukti-bukti seperti kliping, screeshoot, dan video yang disampaikan oleh pelapor kepada Bawaslu, merupakan bukti-bukti yang memerlukan keterangan tambahan yang membenarkan bukti tersebut, sehingga bukti-bukti tersebut patut untuk dikesampingkan," paparnya.

Sebelumnya, Andi Arief mengungkap adanya dugaan pemberian mahar Rp 500 miliar dari Sandiaga Uno kepada PAN dan PKS. Pemberian mahar itu dilakukan untuk kepentingan pencalonan sebagai bakal calon wakil presiden.

Atas dasar itu, dua organisasi, yaitu Rumah Relawan Nusantara The President Center Jokowi-KH Ma’ruf Amin dan Federasi Indonesia Bersatu, membuat laporan ke Bawaslu, Selasa (14/8/2018).

Sejauh ini, pihak Bawaslu sudah meminta keterangan dua saksi dari pihak pelapor. Namun, untuk Andi Arief belum diperiksa, karena tidak memenuhi panggilan. Padahal, yang bersangkutan merupakan orang yang mengungkap adanya dugaan mahar politik. (*)

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help