Pilpres 2019

Rupiah Semakin Terdegredasi, MS Kaban : Ganti Presiden 2019 Ok Saja

Semakin melemahnya nilai tukar rupiah hingga menembus Rp 14.818 per USD, Jumat (31/8/2018) pukul 10.00, dikhawatirkan seluruh pihak.

Rupiah Semakin Terdegredasi, MS Kaban : Ganti Presiden 2019 Ok Saja
Warta Kota
Ilustrasi 

SEMAKIN melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga menembus angka Rp 14.818 per USD pada Jumat (31/8/2018) pukul 10.00 WIB, dikhawatirkan seluruh pihak.

Banyak yang beranggapan krisis moneter 1998 kembali terulang.

Mantan Menteri Kehutanan Republik Indonesia, MS Kaban lewat akun twitternya @hmskaban mempertanyakan kinerja Kabinet Kerja besutan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Sebab, menurutnya, salah satu pemicu melemahnya rupiah dikarenakan tidak kondusifnya iklim demokrasi di Indonesia.

"Sebenarnya NKRI mau dibawa kemana oleh Pres Jkwi gegara ingin mempertahankan kekuasaan lalu sistem bernegara selama ini sdh tertata hampir baik menjadi kisruh rusuh mendegradasi nilai nilai berbangsa dan bernegara. Bersatu kita teguh bersengkarut kita rapuh.Ganti Pres 2019 ok sj," ungkap MS Kaban.

Seperti diketahui, aksi penolakan organisasi masyarakat serta turut campurnya Kepolisian dalam aksi Gerakan #2019GantiPresiden di Pekanbaru dan Surabaya akhir pekan lalu memicu sentimen negatif. Rupiah semakin melemah.

Berdasarkan catatan Google, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada Jumat (24/8/2018) sempat berada di angka Rp 14.580 per USD yang kemudian merangkak naik berturut-turut, yakni Rp 14.660 per USD pada Selasa (28/8/2018) dan menyentuh angka Rp 14.800 pada pagi tadi, Jumat (31/8/2018).

MS Kaban pun menyinggung soal kisruh Freeport yang tidak kunjung usai.

Tenaga Kerja Indonesia katanya tersisihkan dengan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok. Padahal dibangunnya kawasan tambang senyatanya untuk kemakmuran bangsa.

"Setiap hari TKA asal RRC keluar masuk Sultra sementara berbulan2 nasib pekerja Freeport tak kunjung selesai mereka asli Indonesia, asli bumi putra, asli pribumi warga negara Indonesia. Makmurkan bangsa RI lbih utama," jelas MS Kaban.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved