Prabowo Subianto Bongkar Alasan Mau Berpelukan Dengan Presiden Jokowi di Asian Games 2018

PRABOWO Subianto membongkar alasannya mau diajak berpelukan dengan Jokowi bersama pesilat Hanifan Yudani Kusumah.

Prabowo Subianto Bongkar Alasan Mau Berpelukan Dengan Presiden Jokowi di Asian Games 2018
Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Hanifan Yudani Kusumah yang berhasil raih Medali Emas memeluk Jokowi dan Prabowo berbarengan didalam balutan bendera Indonesia. 

PRABOWO Subianto membongkar alasannya mau diajak berpelukan dengan Jokowi bersama pesilat Hanifan Yudani Kusumah. 

Prabowo Subianto menceritakan itu ketika diwawancara TvOne dan wawancaranya itu diposting di akun youtube tvOneNews dengan judul 'Prabowo Subianto Bicara Soal Pelukan dengan Jokowi'.

Prabowo Subianto memulai penjelasannya dengan menceritadakan bahwa pesilat Indonesia memang memiliki tradisi merayakan kemenangan dengan naik ke atas tribun utama dan menemui tokoh-tokoh yang hadir.

Kebetulan, kata Prabowo Subianto, di hari terakhir pertandingan pencak silat banyak tokoh yang hadir.

"Ada Ibu Puan Maharani, Menko Kesejahteraann Rakyat, kemudian Ibu Megawati, Presiden RI ke 6, hadir pula bapak Wakil Presiden pak Kusuf Kalla, kemudian hadir pula Presiden kita Pak Joko Widodo, juga menteri Pak syafrudiin hadir juga," ujar Prabowo ketika diwawancara TvOne via telepon.

Menurut Prabowo Subianto, para atlet pemenang pun kemudian berkesempatan menjalankan tradisi tersebut. 

"Jadi atlet kita yang menang bawa bendera merah putih menghadap ke tribun, ke tokoh-tokoh kita. Sesuai tradisi kita mereka cium tangan ke para orangtua mereka. Kan begitu, kita kan dianggap orangtua mereka," ujar Prabowo Subianto

Prabowo Subianto lalu menjelaskan mengapa pelukan fenomenal antara dirinya dan Presiden Jokowi bisa terjadi saat Hanifan Yudani Kusumah naik ke atas tribun kehormatan.

"Pas sudah menghadap ke Pak Jokowi dia pelukan, habis itu ke saya dia pelukan. Kemudian dia bilang, pak saya minta kita pelukan bersama, sambil nangis dia katakan. Wah kita terbawa juga suasana. Ini ada anak muda, seorang atlit yang mungkin kita anggap ya tidak begitu tertarik soal politik, tetapi dia sendiri menginginkan para pemimpinnya rukun, pemimpin-pemimpinnya itu berhubungan baik. Ini sesuatu yang sangat saya hargai," kata Prabowo Subianto.

Atas dasar itulah Prabowo Subianto kemudian bersedia melakukan pelukan fenomenal itu.

Halaman
12
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help