Pilpres 2019

Ngabalin Sebut Gerakan #2019GantiPresiden Tak Beradab, Ini Sembilan Alasannya!

Ali Mochtar Ngabalin mengatakan bahwa gerakan 2019GantiPresiden merupakan upaya makar terhadap pemerintahan yang sah.

Ngabalin Sebut Gerakan #2019GantiPresiden Tak Beradab, Ini Sembilan Alasannya!
Warta Kota/Hamdi Putra
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan, Ali Mochtar Ngabalin dalam sebuah acara diskusi dan deklarasi politik di kawasan Matraman Jakarta Timur pada Sabtu (28/7/2018). 

TENAGA Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin mengatakan bahwa gerakan #2019GantiPresiden merupakan upaya makar terhadap pemerintahan yang sah.

"Itu yang namanya hashtag 2019GantiPresiden kalian tidak beradab. Marah emak-emak di sini. Hati-hati loh, perbaiki akhlaknya. Boleh berkuasa tapi sabar-sabar jangan kebelet," ujar Ali Mochtar Ngabalin dalam acara GK Ladies Perempuan Jokowi, Kamis (30/8/2018).

Ia mengungkap terdapat sembilan alasan mengapa gerakan 2019GantiPresiden mendapatkan penolakan dari masyarakat.

Diketahui, deklarasi 2019GantiPresiden dan kehadiran beberapa tokohnya di sejumlah daerah di Indonesia pada Minggu (26/8/2018) ditolak dan memicu kericuhan seperti yang terjadi di Pekanbaru, Surabaya dan Pontianak. Sebelumnya, penolakan juga terjadi di Batam, Kepulauan Riau.

"Selamatkan NKRI dari gerakan radikal terselubung di 2019GantiPresidenTaksi," tulis Ali Mochtar Ngabalin dalam akun Instagramnya, Jumat (31/8/2018) dini hari.

Berikut ini sembilan alasan penolakan kepada gerakan 2019GantiPresiden:

1. Upaya makar terhadap pemerintahan yang sah

2. #2019GantiPresiden adalah proyek pengalihan isu

3. Gerakan #2019GantiPresiden lakukan politisasi dalam ibadah haji dan propaganda politik di Tanah Suci.

4. Masjid dijadikan tempat kampanye politik

5. Berkoalisi dengan kelompok radikal

6. Intimidasi dan persekusi yang dilakukan oleh gerombolan #2019GantiPresiden

7. Kegiatan tagar 2019GantiPresiden adalah murni politik praktis.

8. Gerombolan tagar 2019GantiPresiden adalah gerakan pemecah belah umat dan anak bangsa.

9. 17 April 2019 : Pemilihan presiden bukan pergantian presiden.

Penulis: Hamdi Putra
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help