Pilpres 2019

Guru Tidak Boleh Berpolitik Praktis di Pilpres 2019

Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin menyampaikan bahwa guru mempunyai peran penting dalam kesuksesan pelaksanaan Pemilu dan Pilpres 2019.

Guru Tidak Boleh Berpolitik Praktis di Pilpres 2019
Warta Kota/Andika Panduwinata
Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin 

WAKIL Wali Kota Tangerang, Sachrudin menyampaikan bahwa guru mempunyai peran penting dalam kesuksesan pelaksanaan Pemilu dan Pilpres 2019 mendatang.

Mengingat guru bertanggung jawab terhadap pembentukan karakter para siswa yang menjadi generasi penerus bangsa.

"Edukasi Pemilu tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat dewasa tetapi juga para pelajar perlu mengetahui esensi dari Pemilu itu sendiri," ujar Sachrudin, Jumat (31/8/2018).

Menurutnya, saat ini banyak calon pemilih muda yang masih berstatus sebagai pelajar.

Dan tentunya memerlukan bimbingan serta arahan dari para guru untuk tidak terjun dalam Pemilu yang mengedepankan ujaran kebencian atau berita Hoax.

"Untuk menciptakan demokrasi yang berkualitas kita harus melakukan edukasi sejak dini kepada para siswa. Berulang-ulang hingga akhirnya membekas dalam benak mereka," ucapnya.

Sachrudin juga mengimbau kepada para guru agar tidak berpolitik praktis dan tetap netral, serta tidak menjadi bagian dari tim pemenangan calon manapun apalagi sampai berkampanye.

"Kalau Pemilunya berkualitas, masyarakat yang sudah memiliki hak suaranya juga paham esensi Pemilu," kata Sachrudin.

Sachrudin meyakini bahwa pesta demokrasi yang menjadi hajat nasional akan berjalan dengan aman dan nyaman, sesuai harapan dan cita - cita bersama untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

"Tugas kita semua agar Pemilu bisa berjalan dengan baik dan demokratis," ujarnya. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved