Korupsi Proyek PLTU Riau

Ditanya Aliran Dana Suap Proyek PLTU Riau, Airlangga Hartarto: Kenapa Asyik Ganggu Golkar Terus?

Airlangga Hartarto menilai, berita mengenai aliran dana ke Munaslub tersebut merupakan permainan media.

Ditanya Aliran Dana Suap Proyek PLTU Riau, Airlangga Hartarto: Kenapa Asyik Ganggu Golkar Terus?
Instagram/@airlanggahartarto
KETUA Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto 

KETUA Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bereaksi keras ketika ditanya mengenai rencana mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih mengajukan Justice Collaborator (JC), dan siap buka-bukan ke penyidik soal adanya aliran dana suap proyek PLTU Riau 1 ke Munaslub Golkar.

Airlangga Hartarto menilai, berita mengenai aliran dana ke Munaslub tersebut merupakan permainan media.

"Ya ini kan anda yang ngolah-ngolah juga," ujar Airlangga Hartarto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/8/2018).

Baca: Eni Maulani Saragih Kembalikan Rp 500 Juta, KPK Imbau yang Lain Juga Ikut

Menurut Airlangga Hartarto, proyek PLTU Riau-1 yang menjerat Eni Maulani Saragih, tidak ada hubungannya dengan Partai Golkar.

Menurutnya, rentang waktu antara proyek tersebut diinisiasi, dengan berlangsungnya Munaslub Golkar, sangat jauh. Airlangga Hartarto justru mempertanyakan media yang terus menanyakan soal adanya aliran dana tersebut.

"Dari sequence waktu sudah jelas kapan kegiatan ini diinisiasi, kapan itu Munas Golkar, dan itu tidak ada hubungannya dengan institusi. Kenapa asyik ganggu Golkar terus?" katanya.

Baca: Kawal Proyek PLTU Riau-1, Eni Maulani Saragih Mengaku Diperintah oleh Ketua Umum Partai Golkar

Menurut Airlangga Hartarto, sudah jelas bahwa Golkar mengusung tagline Golkar bersih. Apa yang dilakukan kader merupakan tindakan pribadi, dan tidak ada hubungannya dengan partai.

"Apa yang dilakukan oleh kader, oleh anggota yang bermasalah, kan sudah dijelaskan dan segera diambil tindakan yang tegas, yaitu tidak duduk lagi di dalam pengurus," tegasnya.

Sebelumnya, mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih mengaku uang suap dalam proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap Riau-1m mengalir ke Partai Golkar. (Taufik Ismail)

Editor: Yaspen Martinus
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved