Asian Games 2018

Bos Alibaba Bakal Hadiri Upacara Penutupan, Panitia Asian Games 2018 Tak Bikin Persiapan Khusus

“Sampai saat ini kami belum menerima informasi apa-apa, jadi kami tidak secara khusus untuk mempersiapkan sesuatu,” sambungnya.

Bos Alibaba Bakal Hadiri Upacara Penutupan, Panitia Asian Games 2018 Tak Bikin Persiapan Khusus
businessweek
Jack Ma 

SEMPAT santer terdengar pendiri Alibaba Group, Jack Ma, akan hadir pada upacara penutupan Asian Games 2018 yang akan terlaksana pada Minggu (2/9/2018) lusa di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

“Kami dapat mengonfirmasikan bahwa Executive Chairman Alibaba Group, Jack Ma akan hadir pada acara penutupan Asian Games," tulis rilis resmi yang dikeluarkan Alibaba Group.

Kehadiran Jack Ma merupakan bentuk apreasiasi Alibaba Group atas Asian Games 2018. Selain itu, menjadi bentuk dukungan untuk Asian Games 2022 yang akan berlangsung di Hangzhou, Tiongkok.

Baca: Bos Alibaba Jack Ma Bakal Hadiri Upacara Penutupan Asian Games 2018 di GBK

Mengenai rencana kehadiran Jack Ma di acara penutupan Asian Games 2018, Direktur Media & PR Inasgoc Danny Buldansyah mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima konfirmasi atas kedatangan miliarder asal Tiongkok tersebut.

“Kami sempat dengar kabar itu (kedatangan Jack Ma), tapi baru informasi sepihak. Jadi saya belum tahu,” kata pria yang akrab disapa Danny tersebut.

Danny juga menambahkan, semisal Jack Ma betul hadir, pelayanannya akan ditentukan melalui status dari Jack Ma, yakni undangan atau penonton biasa.

Baca: Alamat Situs prabowosandi.com Dibanderol Rp 1 Miliar, Sandiaga Uno: Mahal Banget

“Kalau beliau datang pasti punya protokoler sendiri. Kami akan perlakukan apakah beliau tamu undangan atau datang dengan membeli tiket,” ujar Danny.

“Sampai saat ini kami belum menerima informasi apa-apa, jadi kami tidak secara khusus untuk mempersiapkan sesuatu,” sambungnya.

Jack Ma yang lahir di Hangzhou, Tiongkok, merupakan pendiri sekaligus Chairman Eksekutif dari Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Dia merupakan warga Tiongkok daratan pertama yang pernah muncul di majalah Forbes dan terdaftar sebagai biliuner dunia. Pada 2015, ia masuk dalam daftar orang paling berpengaruh di dunia pada urutan ke-22. (Abdul Majid)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved