Wali Kota Depok Siap Diperiksa Terkait Kasus Korupsi Nur Mahmudi

Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Shomad siap diperiksa penyidik Polresta Depok terkait kasus dugaan korupsi pelebaran Jalan Nangka.

Wali Kota Depok Siap Diperiksa Terkait Kasus Korupsi Nur Mahmudi
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad siap diperiksa polisi terkait kasus dugaan korupsi pelabaran Jalan Nangka. 

WALI Kota Depok Mohammad Idris Abdul Shomad menuturkan dirinya siap diperiksa penyidik Polresta Depok jika diperlukan terkait kasus dugaan korupsi pelebaran Jalan Nangka, Tapos yang merugikan negara hingga Rp 10,7 Miliar pada 2015 lalu.

Dimana dalam kasus ini, Polresta Depok telah menetapkan mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail dan mantan Sekda Depok Harry Prihanto sebagai tersangka.

Saat kasus terjadi, Idris menjabat Wakil Wali Kota Depok mendampingi Nur Mahmudi Ismail sebagai Wali Kota Depok.

"Nanti kita akan ikuti jika diperlukan. Sebagai kepala daerah saya harus ikuti dan hormati proses hukum yang dijalankan polisi," kata Idris melalui pesan singkatnya kepada wartawan, Kamis (30/8'2018).

Ia mengatakan proses hukum yang dilakukan oleh aparat dalam kasus ini adalah salah satu upaya pemberantasan KKN atau korupsi, kolusi dan nepotisme.

Karenanya ia mendukung proses hukum itu dan akan mentaatinya.

"Penegakan hukum di negara kita merupakan keniscayaan. Ini sebagai bukti komitmen serta menjaga dasar negara, demi kepentingan bangsa yang bermartabat," kata Idris.

Menurutnya untuk sementara kelanjutan proyek pelebaran Jalan Nangka dihentikan dan tidak dapat dilakukan karena masih adanya proses hukum yang berjalan.

"Karena masih ada proses hukum, proyek itu tidak akan dilakukan, sampai ada rekomendasi untuk bisa dilanjutkan. Biasanya kalau ada proses hukum seperti ini, maka rekomendasi itu turun dari kejaksaan," kata Idris.

Seperti diketahui mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail dan mantan Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Depok Harry Prihanto, telah ditetapkan menjadi tersangka kasus korupsi proyek pelebaran Jalan Nangka, Tapos, tahun 2015, oleh Polresta Depok.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved