Jamannya Ahok Kadis SDA Jakarta Sempat Dipertahankan, Sekarang Jadi Tersangka Juga Karena Ahok

Penetapan tersangka membuat resah Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Teguh Hendarwan sejak kemarin, Rabu (29/8/2018).

Jamannya Ahok Kadis SDA Jakarta Sempat Dipertahankan, Sekarang Jadi Tersangka Juga Karena Ahok
Kompas.com/instagram
Kepala Dinas Tata Air DKI Jakarta Teguh Hendrawan/Ahok 

PENETAPAN tersangka membuat resah Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Teguh Hendarwan sejak kemarin, Rabu (29/8/2018).

Dia ditetapkan sebagai tersangka perusakan dan masuk ke pekarangan orang lain dengan Pasal 170 KUHP.

Pejabat ini dulunya merupakan salah satu yang direkomendasikan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Pernah suatu ketika, Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Sumarsono merombak pejabat ketika dia menjabat sebagai Plt Gubernur DKI.

Basuki atau Ahok melobi Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi agar mengingatkan Sumarsono untuk tidak mengganti Teguh.

Menurut Ahok, kinerja Teguh selama memimpin Dinas Tata Air DKI Jakarta sudah baik.

Ahok mengatakan, Teguh telah membangun banyak dinding turap di tiap sungai. Jangan sampai, hanya karena Teguh berlatarbelakang sarjana sosial lalu dicopot dari jabatannya.

Baca: Kejari Jakarta Utara Selamatkan Rp 909 Juta Kasus Korupsi di Sudin Tata Air Jakarta Utara

Baca: Kapuspenkum: Kedua Pejabat Dinas Tata Air yang Ditangkap Sudah Jadi Tersangka

"Makanya saya ngomong sama Pak Pras sebagai Ketua DPRD, jangan (dicopot). Saya bilang, tolong dimengerti subtansi UU ASN (Undang-undang Aparatur Sipil Negara) itu sudah enggak bicara rumpun, tapi bicara kinerja," kata Ahok saat itu.

Teguh memang tidak memiliki latar belakang di bidang penataan air.

Dia dulunya adalah camat, sampai Ahok mengangkatnya menjadi kepala dinas.

Halaman
123
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved