Fahri Hamzah Tidak Percaya Mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Korupsi

Sebenarnya #SosokNurmahmudi pernah sangat disayang oleh presiden Abdurahman Wahid.

Fahri Hamzah Tidak Percaya Mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi Korupsi
Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah (Instagram) 

DITETAPKANNYA status tersangka oleh Unit Tipikor Polresta Depok kepada mantan Wali Kota Depok, Nur Mahmudi mengejutkan seluruh pihak.

Terlebih sosok Nur Mahmudi yang diketahui merupakan Wali Kota Depok dua periode serta Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pertama.

Salah satunya Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), Fahri Hamzah. Lewat akun twitternya @fahrihamzah, dirinya tergelitik ingin mengomentari kasus pembebasan lahan di Kelurahan Sukamaju Baru, Depok, Jawa Barat pada tahun 2016.

"Ingin mengomentari tentang #SosokNurmahmudi mantan #PresidenPKS yang sekarang bersama sekda-nya menjadi tersangka pembebasan lahan yang diduga merugikan negara lebih 10 Milyar Rupiah. Polisi menduga ini dilakukan terhadap APBD 2015. #ArahBaruPKS," ungkap Fahri.

"Polisi Menduga bahwa #SosokNurmahmudi bersama sekdanya telah menganggarkan dan menggunakan anggaran pembebasan lahan, padahal terbukti bahwa pembebasan lahan justru dilakukan oleh pengusaha apartemen di sekitar lahan jalan yang dibebaskan. #ArahBaruPKS," jelasnya.

Terkait hal tersebut, dirinya mengaku tidak percaya jika Nur Mahmudi melakukan tindakan korupsi secara sadar. Apalagi Nur Mahmudi merupakan kader senior PKS.

"Saya termasuk yang tidak terlalu percaya bahwa #SosokNurmahmudi akan melakukan itu secara sadar, apalagi itu terjadi di akhir periode ke-2 sebagai walikota. Seperti kita ketahui ia menjadi walikota sampai Februari 2017 dan diganti oleh #KaderPKS juga. #ArahBaruPKS," ungkapnya.

Tetapi, menurutnya, lebih menarik mengkaji kasus lahan sebagai pembelajaran dan ilmu, sebab Nur Mahmudi Ismail diketahui merupakan Presiden PKS pertama. Nur Mahmudi pun memiliki kualifikasi tertentu sehingga menjadi kader senior yang dipercaya.

"Kasus ini menarik sebagai kajian untuk membaca dan memahami bagaimana situasi seperti ini bisa terjadi kepada #KaderPKS apalagi mantan #PresidenPKS. Kenapa tak ada sistem proteksi dan mengapa mereka mudah sekali dilibatkan? Ini penting untuk menentukan #ArahBaruPKS," jelasnya.

Diceritakan, sosok Nur Mahmudi merupakan seorang ilmuwan dalam bidang pangan di BPPT dan dosen. Sesaat Partai Keadilan didirikan pada awal reformasi pertengahan tahun 1998, Nur Mahmudi pun menjadi presiden pertama partai.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help