Dibalik Penetapan Tersangka Anak Buah Ahok Ada Kasus Sengketa Lahan yang Amat Kusut

Namun dibalik itu ternyata ada cerita masalah tanah yang rumit sampai akhirnya Teguh Hendrawan ditetapkan menjadi tersangka.

Dibalik Penetapan Tersangka Anak Buah Ahok Ada Kasus Sengketa Lahan yang Amat Kusut
Kompas.com/instagram
Kepala Dinas Tata Air DKI Jakarta Teguh Hendrawan/Ahok 

KEPALA Dinas Sumber Daya Air, Teguh Hendrawan, anak buah Anies Baswedan, ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana pengrusakan atau memasuki pekarangan tanpa ijin berdasarkan pasal 170 KUHP.

Hal itu terkait lahan waduk yang berasal dari kewajiban pengembang dalam pembuatan waduk rorotan seluas 25 kepada Pemprov DKI Jakarta.

Namun dibalik itu ternyata ada cerita masalah tanah yang rumit sampai akhirnya Teguh Hendrawan ditetapkan menjadi tersangka.

Rumitnya masalah tanah itu  terlihat dari sudah beberapa kali diadakannya mediasi oleh DPRD DKI dan Dinas SDA,  tapi tetap tak menemukan titik terang.

Sekretaris Komisi A  DPRD DKI, Syarif, mengaku kasus lahan waduk di Rorotan itu amat rumit dan kusut.

Pembangunan Waduk Rorotan di Kelurahan Cakung Timur, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.
Pembangunan Waduk Rorotan di Kelurahan Cakung Timur, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. (Beritajakarta.id/Jhon Syah Putra Kaban)

"Kami juga sampai belum tahu seperti apa duduk perkara sebenarnya sampai bisa ada begitu banyak pihak di lahan itu. Itu kusut sekali, rumit," ujar Syarif ketika dihubungi Warta Kota, Kamis (30/8/2018).

Syarif mengetahui betul kerumitan itu lantaran dia yang memediasi warga dengan PT Mitra Sindo Makmur dan Dinas SDA di kantor DPRD DKI.

Tapi mediasi selalu buntu karena terlalu rumitnya masalah dan alas hak di atas lahan tersebut.

Berdasarkan informasi, masalah ini bermula dari Pemprov DKI yang hendak membuat waduk di sebuah lahan kawasan perbatasan Jakarta Timur dan Utara, yakni di Rorotan.

Perusahaan yang mesti menyelesaikan kewajibannya adalah pengembang Jakarta Garden City (JGC) dari PT Sindo Makmur sebagai salah satu kewajibannya ke Pemprov DKI.

Halaman
1234
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved