Anies Baswedan Pastikan Pemprov DKI Jakarta Berikan Bantuan Hukum kepada Teguh Hendrawan

Anies Baswedan juga berpesan agar PNS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta selalu berkonsentrasi dalam menjalankan tugas yang diberikan.

Anies Baswedan Pastikan Pemprov DKI Jakarta Berikan Bantuan Hukum kepada Teguh Hendrawan
WARTA KOTA/YOSIA MARGARETTA
Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Teguh Hendrawan 

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan pihaknya memberikan pendampingan hukum terhadap Kepala Dinas Sumber Daya Air Teguh Hendrawan, yang menjadi tersangka kasus perusakan lahan warga di Rawa Rorotan, Cakung, Jakarta Timur.

"Tentu (bantuan hukum). Bahkan pas pemeriksaan, Teguh udah lapor ke saya sejak minggu lalu, bantuan hukum saat proses pemeriksaan Biro Hukum pun ikut," ujar Anies Baswedan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (30/8/2018).

Anies Baswedan mengaku sudah berkonsultasi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BPK) DKI Jakarta, untuk menjelaskan semua peraturan perundangan apa yang menjadi hak dan kewajiban dari aparatur sipil negara (ASN) yang mengalami perkara seperti itu.

Baca: Cucu Kedua Lahir di Hari yang Sama, Ini Momen Penting Jokowi saat Rabu Pon

"Kalau udah menyangkut perkara hukum kita akan ikuti semua ketentuan hukum yang ada," kata Anies Baswedan.

Anies Baswedan juga berpesan agar PNS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta selalu berkonsentrasi dalam menjalankan tugas yang diberikan.

"Kami percayakan pada proses hukum, dan status beliau sendiri saat ini masih jadi kadis, dan saya akan ikuti semuanya. Kalau ketentuannya bisa aktif, maka aktif, kalau tidak ya tidak," jelas Anies Baswedan.

Baca: Pamer Foto Kenangan Bersama Prabowo Subianto, Pengikut Instagram Minta Titik Soeharto Rujuk

Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menetapkan Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Teguh Hendrawan sebagai tersangka kasus perusakan.

Teguh diduga telah merusak atau memasuki pekarangan tanpa izin pemilik di Rawa Rorotan, Cakung, Jakarta Timur.

Surat pemanggilan pemeriksaan sebagai status tersangka dikeluarkan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum), Senin (27/8/2018).

Baca: Anies Baswedan dan Jusuf Kalla Tinjau Kali Sentiong Sambil Makan Pisang

Penetapan tersangka tersebut setelah polisi melakukan gelar perkara pada 20 Agustus 2018, di mana penyidik telah memeriksa 21 saksi dan barang bukti dokumen terkait kasus tersebut.

Teguh dilaporkan oleh seorang warga bernama Felix Tirtawidjaja. Kasus yang menimpa Teguh terjadi pada Agustus 2016. (Yanuar Nurcholis Majid)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved