Anak Buah Ahok Tersangka Kasus Lahan Akan Diberhentikan Dari PNS

BADAN Kepegawaian Daerah DKI Jakarta sudah mengambil keputusan memberhentikan secara sementara anak buah Ahok yang jadi tersangka.

Anak Buah Ahok Tersangka Kasus Lahan Akan Diberhentikan Dari PNS
Kompas.com/instagram
Kepala Dinas Tata Air DKI Jakarta Teguh Hendrawan/Ahok 

BADAN Kepegawaian Daerah DKI Jakarta sudah mengambil keputusan memberhentikan secara sementara anak buah Ahok yang menjadi tersangka kasus pengrusakan dan masuk pekarangan tanpa ijin. 

Sekretaris BKD DKI, Sulistyowati, seperti dikutip dari kontan.co.id, mengatakan akan memberhentikan sementara Kepala Dinas Sumber Daya Air, Teguh Hendrawan, sebagai pegawai negeri sipil hingga proses pemeriksaan oleh kepolisian terhadap Teguh selesai. 

Menurut Sulistyowati, Teguh bisa saja dipecat apabila kemudian keputusan pengadilan sudah menjadi keputusan tetap, dan putusannya sesuai untuk syarat pemecatan sebagai PNS.

Sebelumnya berdasarkan informasi, Teguh Hendrawan memang kerap tak memenuhi panggilan polisi sampai akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus menyangkut sengketa lahan itu.

Orang-orang di sekitar Gubernur DKI Anies Baswedan menyambut baik rencana pemberhentian sementara Teguh Hendrawan sebagai PNS

Salah satunya adalah Ketua Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia yang juga mantan Anggota Presidium Relawan Anies-Sandi, Tom Pasaribu.

Menurut Tom, pemberhentian sementara yang akan dilakukan BKD DKI sudah sesuai dengan keluhan yang dilontarkan Teguh Hendrawan.

"Ya sesuai, pernyataan beliau (Teguh Hendrawan) kan bilang merasa terganggu dengan masalah hukum yang beliau hadapi," kata Tom ketika dihubungi Warta Kota, Kamis (30/8/2018).

Bahkan seharusnya, kata Tom, Teguh Hendrawan lekas mundur saja dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Sumber Daya Air sebelum BKD DKI menetapkan pemberhentian sementaranya sebagai PNS DKI.

"Itu kan bagus, agar beliau lebih fokus mengatasi masalah hukum yang sedang beliau jalani," ujar Tom. 

Halaman
1234
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved