1 Kilogram Narkotika Dimusnahkan Kejari Bekasi, Terdiri dari Ganja dan Sabu

Sekitar satu kilogram narkotika yang telah mendapat putusan inkrah di Pengadilan Negeri Bekasi dimusnahkan petugas.

1 Kilogram Narkotika Dimusnahkan Kejari Bekasi, Terdiri dari Ganja dan Sabu
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Sekitar satu kilogram narkotika yang telah mendapat putusan inkrah di Pengadilan Negeri Bekasi dimusnahkan petugas. 

WARTA KOTA, BEKASI---Sekitar satu kilogram narkotika yang telah mendapat putusan inkrah di Pengadilan Negeri Bekasi dimusnahkan petugas.

Pemusnahan dilakukan di halaman kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Kecamatan Cikarang Pusat, Rabu (29/8/2018) petang.

Kepala Kejaksaaan Negeri Kabupaten Bekasi, Risman Tarihoran, mengatakan satu kilogram narkotika itu terdiri dari 638,96 gram sabu dari 131 perkara dan 451,12 gram ganja dari 40 perkara.

Baca: 3 Pria Berboncengan Motor Kabur dari Adangan Tim Jaguar karena Bawa Ganja dan Miras

Selain sabu dan ganja, pihaknya juga menghancurkan tiga jenis obat keras yang telah dilarang peredarannya seperti 6.578 pil tramadol, 6.392 pil heximer, serta 81 butir pil dexa. Ribuan butir obat tersebut didapat dari lima perkara.

"Kami juga memusnahkan 366 butir ekstasi dari enam perkara," kata Risman, Kamis (30/8/2018).

Selain narkoba penyidik juga memusnahkan barang bukti berupa senjata tajam dan senjata api hingga uang palsu pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000 dengan total nilai Rp 69.100.000.

Baca: Kurir Pengantar Mencicipi Makanan yang Diantar Saat Dalam Lift Langsung Diganjar Pemecatan

Uang palsu ini diperoleh dari empat perkara yang ditangani.

Bersamaan dengan ganja, uang palsu dimusnahkan dengan cara dibakar.

Untuk menghindari aroma yang memabukkan, narkoba dibakar dengan terlebih dahulu disiram bensin.

Kejaksaan pun memusnahkan 22 bilah senjata tajam yang diperoleh dari enam perkara.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved