Pengamat: Pemerintah Kota Bekasi Jangan Mengandalkan Bantuan dari Jakarta

Pengamat Sosial mengatakan, Pemerintah Kota Bekasi jangan selalu mengandalkan bantuan dari DKI Jakarta untuk kepentingan warganya.

Pengamat: Pemerintah Kota Bekasi Jangan Mengandalkan Bantuan dari Jakarta
Warta Kota/Feryanto Hadi
Ilustrasi perbaikan lampu PJU 

WARTA KOTA, BEKASI---Warga Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, mengeluhkan minimnya penerangan jalan umum (PJU) di wilayah setempat.

Selain memberikan kesan menyeramkan, minimnya pencahayaan juga bisa memicu kasus kejahatan terutama pencurian dengan kekerasan.

Kepala Bidang PJU pada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi, Priyadi mengatakan, pemerintah memang berencana akan memasang PJU di sana sebanyak 2.600 titik.

Baca: Pemerintah Kota Bekasi Bakal Memasang PJU Sebanyak 2.600 Titik

"Masyarakat memang sudah lama mengeluhkan minimnya PJU, maka dari itu tahun ini akan kita pasang," kata Priyadi, Rabu (29/8/2018).

Menurut Priyadi, biaya yang dibutuhkan untuk memasang PJU senilai Rp 20 miliar. Dana itu diperoleh dari DKI Jakarta melalui skema hibah yang diperoleh setiap tahun.

"Dana itu sebagai kompensasi warga Bantargebang atas keberadaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang milik DKI Jakarta," ujarnya.

Pengamat Sosial dari Universitas Islam '45 Bekasi, Hamludin, mengatakan, Pemerintah Kota Bekasi jangan selalu mengandalkan bantuan dari DKI Jakarta untuk kepentingan warganya.

Baca: Aksi Perampokan dan Pencurian di Bantargebang Kota Bekasi Akibat Minim Pencahayaan

Hamludin khawatir, bila DKI tidak bisa memenuhi permintaan itu maka berimbas pada masyarakat Kota Bekasi.

"Dianggarkan saja saat paripurna dengan legislator Kota Bekasi. Sejauh untuk kepentingan masyarakat, mereka pasti menyetujui," kata Hamludin.

Menurut Hamludin, dampak minimnya lampu penerangan berakibat fatal bagi aktivitas masyarakat.

Baca: 5 Siswa SMK di Bekasi Tersangka Pengeroyokan Pelajar Diciduk Petugas

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved