Asian Games 2018

Penanganan Limbah Medis dan B3 di Arena Asian Games 2018

Di tengah hingar bingar perebutan medali di Arena Asian Games 2018, terdapat para personel yang bekerja dalam senyap.

Penanganan Limbah Medis dan B3 di Arena Asian Games 2018
dok.PT Arah Evironmental Indonesia
Direktur Utama ARAH Gufron Mahmud (kiri), dan Direktur Operasional ARAH Mufraini Hamzah menyerahkan perlengkapan pengelolaan limbah Medis B3 Chairman Inasgoc Erick Thohir di Palembang, Jumat (24/8/2018). Apresiasi disampaikan Ketua Panitia Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC) Erick Tohir atas dukungan KLHK dalam pengelolaan limbah B3 medis dan limbah medis selama Asian Games Jakarta Palembang berlangsung. Hal ini disampaikan Erick saat meninjau fasilitas venue Beach Volley Ball, Jakabaring Sport City, Palembang yang memiliki kelengkapan peralatan limbah medis di Medical Room. 

DI tengah hingar bingar perebutan medali di Arena Asian Games 2018, terdapat para personel yang bekerja dalam senyap.

Mereka adalah para personel PT Arah Evironmental Indonesia (ARAH) yang berperan aktif dalam penyediaan perlengkapan, pelatihan, layanan transportasi dan pemusnahan limbah B3 medis dan non-medis di perhelatan ini.

"Kita mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk berpartisipasi mendukung pelaksanaan Asian Games 2018. Ini amanat besar. Kami berkomitmen ikut membantu memperbaiki praktik pengelolaan limbah B3 agar sesuai standar pengendalian lingkungan hidup," ujar Gufron melalui pesan tertulis Senin (27/8/2018).

Petugas mengambil limbah medis dari arena Asian Games 2018.
Petugas mengambil limbah medis dari arena Asian Games 2018. (dok.PT Arah Evironmental Indonesia)

PT Arah, sebagai perusahaan yang diberi izin untuk mengolah limbah Asian Games, menyediaan perlengkapan, pelatihan, pelayanan transportasi dan pemusnahan limbah B3 medis dan non-medis untuk seluruh venue penyelenggaraan Asian Games 2018.

Perlengkapan yang disediakan berupa 15 wheel-bin ukuran 240 liter, 110 infectious bin, 750 safety box, plastik kuning kemasan limbah medis, 5 unit cool-box 125 liter, dua unit coldstorage,dan 5 unit drop-box khusus limbah B3.

Perlengkapan tersebut dibutuhkan untuk penanganan limbah B3 medis infeksius yang mungkin dihasilkan dari tiap posko kesehatan (medical station) di 170 venue pertandingan, 100 medical room bagi dokter kontingen dari 45 negara peserta di Wisma Atlet, 2 medical clinic, dan 1 medical center.

Para petugas dari PT Arah dan panitia dari Inasgoc secara rutin mengumpulkan limbah medis ini tiap hari dari arena Asian Games saat pertandingan dan perlombaan telah usai untuk dibawa ke panampungan sementara dengan armada dan perlengkapan khusus. Sebelumnya mereka telah menjalankan pelatihan secara khusus dari PT Arah.

Sementara itu, seusai penyerahan perlengkapan penangan limbah medis dari PT Arah ke Inasgoc melalui Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup di Palembang, Jumat (24/8), Direktur Penilaian Kinerja Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Beracun dan Limbah non Bahan Bakar Berbahaya Beracun KLHK Sinta Saptarina Soemiarno, menjelaskan bahwa KLHK bersama stakeholders pengelolaan limbah B sangat peduli dan antusias mendukung Asian Games 2018 melalui pengelolaan limbah B3 baik medis dan non-medis yang dihasilkan selama kegiatan berlangsung.

"Dan melalui Asian games 2018 ini bersama-sama memberikan edukasi kepada seluruh masyarakat Indonesia dan dunia dalam hal pengelolaan limbah B3 dengan tepat dan benar" ungkap Sinta Saptarina Soemiarno. (*)

Penulis: Alex Suban
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved