Pedagang Pasar Bunga Rawa Belong: Tanggal Muda Atau Tua, Tetap Saja Sepi Pembeli

Menurut Abeng, sepinya pembeli bukan karena ketidaktertarikan pengunjung terhadap bunga.

Pedagang Pasar Bunga Rawa Belong: Tanggal Muda Atau Tua, Tetap Saja Sepi Pembeli
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Dua perempuan berpose berlatar belakang replika burung garuda yang terbuat dari 25.000 tangkai bunga sedap malam saat acara Gebyar Bunga 2018 di Pasar Bunga Rawa Belong, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (29/8/2018). 

MESKIPUN ada Gebyar Bunga 2018, para pedagang di Pasar Bunga Rawa Belong, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (28/8/2018), mengatakan minat pembeli masih sangat kurang.

"Ya ini tanggal tua, sangat kurang pembelinya. Tapi, enggak jauh berbeda juga rasanya pada tanggal-tanggal muda. Tetap saja sepi. Walau diadakan gebyar-gebyaran bunga seperti ini ya sepi," kata Abeng (25), salah satu penjual bunga.

"Sama seperti tahun lalu. Ini drastis minat pembeli bunga menurun, sehingga pemasukan kami pun menurun. Jujur, saya jualan ya apa adanya saja," lanjutnya.

Baca: Jokowi Pamerkan Hasil Pembangunan, Sandiaga Uno Ingin Suara Emak-emak Didengar

Menurut Abeng, sepinya pembeli bukan karena ketidaktertarikan pengunjung terhadap bunga. Namun ia menganggap, dari tahun ke tahun Pasar Bunga Rawa Belong selalu sepi pembeli.

"Ya memang sepi, kok. Nih Gebyar Bunganya lagi berlangsung, kalau dilihat sekeliling Gedung Pasar Rawa Belong ramai pengunjung kah? Ya sepi kan?" tuturnya.

Pantauan Warta Kota, Gedung Pasar Bunga Rawa Belong hanya diramaikan ratusan pedagang bunga. Jika dilihat seksama, bisa dihitung dengan jari jumlah pengunjungnya. Terlihat ada pedagang yang tengah merangkai bunga, dan ada juga yang tengah menata dagangan bunganya.

Baca: Panik saat Gempa Susulan 6,2 SR Mengguncang Lombok, Sam Aliano Lari Tanpa Celana

"Kalau buat saya memang masih sepi ya. Kalau pun dagangan itu laku, ya karena itu ada yang pesan bunga. Si pemesan biasanya buat acara pernikahan. Tapi kalau dipaksa dibilang ramai pengunjung di sini, ya saya sebut enggak ramai. Walau ada acara Gebyar Bunga, ya gini-gini saja," papar Abeng.

Yogi (28), salah satu pengunjung di Pasar Bunga Rawa Belong menuturkan, pasar ini memang terlihat sepi pengunjung, dan tak ada perubahan apa pun dalam hal dagangan para pedagang bunga.

"Saya mau membeli bunga sih memang untuk mempercantik ruangan rumah saya. Ada juga saya beli mawar merah dan putih, dan bunga-bunga yang lain. Di sini murah-murah bunga di Pasar Bunga Rawa Belong. Belasan ribu seikat bunganya lah," bebernya.

"Ngintip sebentar ada replika garuda gunakan bunga sedap malam. Saya kira pedagang yang ada di sini dagangan bunganya itu agak dibuat lebih wah lah, bisa menarik perhatian pembeli. Eh, sama aja seperti biasanya. Kerennya cuma di garuda aja kan," sambungnya. (*)

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help