Pilpres 2019

Masinton Pasaribu: Gerakan #2019GantiPresiden Revolusi Malu-malu Kucing

Masinton Pasaribu menjelaskan, gerakan itu mengindikasikan ingin mengganti presiden di tengah jalan, lewat jalur ekstraparlemen.

Masinton Pasaribu: Gerakan #2019GantiPresiden Revolusi Malu-malu Kucing
TRIBUNNEWS/THERESIA FELISIANI
Wakil Ketua Pansus Angket DPR untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Masinton Pasaribu, tiba-tiba muncul di lobi KPK, Senin (4/9/2017). 

POLITIKUS PDI Perjuangan Masinton Pasaribu menyebut gerakan #2019GantiPresiden sebagai revolusi yang malu-malu kucing.

Hal itu ia sampaikan saat menjadi pembicara dalam diskusi yang digelar Kaukus Muda Indonesia (KMI) dengan tema 'Gerakan #2019 Ganti Presiden Upaya Inkonstitusional Mengganti Presiden' di Gedung Joang, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (28/8/2018).

“Gerakan yang menggunakan tagar itu adalah revolusi malu-malu kucing, karena sebenarnya ingin mengganti presiden di tengah jalan, tapi penjelasannya membodohi publik,” ujar Masinton Pasaribu.

Baca: Pengamat: Gerakan #2019GantiPresiden Dibesarkan oleh Petahana

Masinton Pasaribu menjelaskan, gerakan itu mengindikasikan ingin mengganti presiden di tengah jalan, lewat jalur ekstraparlemen.

“Karena usaha mereka untuk mengganti presiden lewat parlemen dan konstitusi tidak bisa, maka digunakan cara ekstraparlemen, yaitu cara-cara provokatif seperti itu untuk galang gerakan masyarakat dalam jumlah besar,” tuturnya.

Ia menegaskan, orasi yang ditampilkan dalam gerakan itu tidak jujur.

Baca: Kubu Jokowi-Maruf Amin: #2019GantiPresiden Enggak Bikin Kenyang dan Bahagia

“Mereka bilang tidak pilih siapa-siapa, hanya ingin ganti presiden, padahal kontestan hanya dua, itu yang saya maksud pembodohan, tidak jujur,” terangnya.

Anggota Komisi III DPR itu juga menolak menyebut gerakan itu sebagai gerakan sosial.

“Itu juga bukan gerakan sosial, itu adalah gerakan politik, karena jelas-jelas pelakunya orang politik, termasuk Ahmad Dhani yang merupakan kader dari Gerindra,” paparnya.

Baca: PPP: Masalah Gerakan #2019GantiPresiden Bukan pada Hashtagnya

Hashtag #2019GantiPresiden akhir-akhir ini ramai diperbincangkan lantaran terjadi tindakan persekusi terhadap aktivis gerakan tersebut, Neno Warisman, di Riau pada akhir pekan lalu.

Kemudian, deklarasi gerakan itu juga ramai di Surabaya, karena mendapat penolakan dari masyarakat dan tidak mendapat izin dari kepolisian. (Rizal Bomantama)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved