Gerakan #2019GantiPresiden Bukan Kampanye, tapi Kesadaran Rakyat untuk Hidup Lebih Baik

Gerakan #2019GantiPresiden diyakinkan para relawannya merupakan kesadaran diri dan mengatasnamakan partai tertentu.

Gerakan #2019GantiPresiden Bukan Kampanye, tapi Kesadaran Rakyat untuk Hidup Lebih Baik
Warta Kota/Henry Lopulalan
Spanduk #2019GantiPresiden ditunjukan kepada pengunjung di arena Car Free Day di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (29/4/2018). 

DIANGGAP makar dan menyalahi aturan Pemilihan Umum (Pemilu), Gerakan #2019GantiPresiden diyakinkan para relawannya merupakan kesadaran diri dan mengatasnamakan partai tertentu.

Tujuannya, mereka mengingankan kehidupan lebih baik.

Hal itu dibuktikan para relawan lewat sejumlah bentuk. Salah satunya adalah potret seorang perempuan yang tengah memegang karung beras berlogo #2019GantiPresiden.

Beras yang senyatanya merupakan simbol kemakmuran itu dianalogikan sebagai kegagalan rezim pemerintahan mensejahterakan rakyat saat ini.

"Emak-emak beli berasnya merek #2019GantiPresiden. Enggak bisa membayangkan kalau emak-emak di Indonesia pada kompak beli beras merek ini, bisa dianggap BERAS MAKAR nih sama @NgabalinAli. Jangan ditawar ya Pak Mendag," tulis akun bernama @CakKhum pada Rabu (29/8/2018). (https://twitter.com/CakKhum/status/1034681312454438913)

Sementara, Suryaman lewat akun @Davy_suryaman89 membandingkan Gerakan #2019GantiPresiden dengan Gerakan #2019TetapJokowi.

Dalam berbagai kesempatan, Gerakan #2019GantiPresiden disebut sebagai makar, karena menginginkan pergantian presiden sebelum pemuilu digelar.

Selain itu, Gerakan #2019GantiPresiden juga dianggap menyalahi Undang-undang Dasar Nomor 7 Tahun 2017 Pasal 1 tentang kampenye.

Berbandig terbalik dengan Gerakan #2019TetapJokowi yang secara nyata mengkampanyekan Jokowi dalam sejumlah media.

"Billboard dimana2...tim kampanye udah numpuk, iklan di tv2, pencitraan sampe naik motor terbang meski pke stunman. Tapi masih saja panik elektabilitas mangkrak. Hadeuh suara rakyat itu gak bk bis," jelas Suryawaman. (https://twitter.com/Davy_suryaman89/status/1034654928042479616)

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help