Pilpres 2019

Andi Arief Selalu Mangkir, Bawaslu Putuskan Kasus Mahar Politik Rabu Ini

Bawaslu tak bisa memanggil pihak lain seperti Sandiaga serta pimpinan PKS dan PAN tanpa keterangan awal dari Andi Arief.

Andi Arief Selalu Mangkir, Bawaslu Putuskan Kasus Mahar Politik Rabu Ini
Tribunnews.com/Glery Lazuardi
FRITZ Edward Siregar, Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) 

BADAN Pengawas Pemilu ( Bawaslu) akan menggelar rapat pleno untuk menentukan nasib dugaan mahar politik yang diembuskan olah Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief.

Rapat akan berlangsung di Kantor Bawaslu, Jakarta, Rabu (29/8/2018).

Ia mengatakan Bawaslu tak akan memanggil kembali Andi Arief lantaran sudah tiga kali memanggil dan terus mangkir.

"Jadi kami tidak akan memanggil Pak Andi Arief lagi. Kajian terhadap permohonan tersebut telah selesai, besok akan kami bawa ke pleno pada Rabu sore. Status laporannya akan kami sampaikan Rabu sore atau Kamis pagi," ujar Komisioner Bawaslu Fritz Edward Siregar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (28/8/2018).

Ia menambahkan, nantinya Bawaslu akan mendalami lebih lanjut kemungkinan penghentian atau peningkatan status pernyataan Andi Arief.

Baca: Andi Arief Tuding Ketua DPD Sebuah Parpol Menyuruh Etnis Tertentu untuk Mengintimidasinya

Baca: Habib Rizieq Syihab dan Sejumlah Ulama Murka Sikapi Persekusi Ganti Presiden

Baca: Ahmad Dhani Ingin Jual Rumah untuk Modal Politik, Farhat Abbas: Politik Uang Kejahatan Demokrasi

Andi Arief sebelumnya mengungkap adanya dugaan mahar politik yang dilakukan bakal cawapres Sandiaga Uno kepada PAN dan PKS.

Fritz menambahkan, Bawaslu tak bisa memanggil pihak lain seperti Sandiaga serta pimpinan PKS dan PAN tanpa keterangan awal dari Andi Arief.

Oleh karena itu, Bawaslu memutuskan untuk segera menggelar rapat pleno agar permasalahan ini tak berlarut-larut dan mengganggu jalannya Pilpres 2019.

Saat ditanya apakah dalam kasus-kasus sebelumnya pernyataan seperti yang dikemukakan Andi Arief bisa ditingkatkan status hukumnya sehingga menjadi pidana pemilu, Fritz mengatakan hal itu akan didiskusikan besok.

"Ya makanya saya tak bisa menjawab dan harus didiskusikan di pleno. Tapi kalau kita lihat alat bukti itu kan ada kesaksian, petunjuk, keterangan ahli, dokumen. Apakah yang kami punya itu bisa meyakinkan kami bahwa ini bisa dinaikkan atau tidak? Itu akan didiskusikan," lanjut dia.

Diketahui, Andi Arief telah tiga kali dipanggil Bawaslu namun terus mangkir hingga sekarang. (Rakhmat Nur Hakim)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Besok, Bawaslu Gelar Rapat Pleno Putuskan Kelanjutan Kasus Andi Arief"

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved