Ganjil Genap

1-27 Agustus, Polisi Sudah Tilang 21.840 Pelanggar Ganjil Genap

Total SIM yang disita sebanyak 11.149 lembar. Sedangkan untuk STNK polisi menyita sebanyak 10.691 lembar.

1-27 Agustus, Polisi Sudah Tilang 21.840 Pelanggar Ganjil Genap
Warta Kota/Nur Ichsan
Pengaturan uji coba ganjil genap bagi mobil di sejumlah jalan di ibu kota seperti di Jalan S Parman, masih dilanggar oleh para pengendara, meskipun telah dilakukan sosialisasi dan pemasangan papan pengumuman, seperti terlihat pada Selasa (31/7/2018). 

APARAT Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menindak puluhan ribu pengendara selama penerapan kebijakan perluasan ganjil genap di Ibu Kota, yang dimulai sejak 1 hingga 27 Agustus 2018.

"Hingga 27 Agustus, kita mencatat sebanyak 21.840 pengendara mobil ditilang karena melakukan pelanggaran," ucap Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakam Hukum (Kasubdit Bin Gakkum) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Budiyanto, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (29/8/2018).

Pihaknya lebih banyak menyita surat izin mengemudi (SIM) ketimbang surat tanda nomor kendaraan (STNK) dari para pengemudi yang ditilang.

Baca: Tak Menyerah, PKS Bakal Ajukan Peninjauan Kembali Kasus Pemecatan Fahri Hamzah

Total SIM yang disita sebanyak 11.149 lembar. Sedangkan untuk STNK polisi menyita sebanyak 10.691 lembar.

AKBP Budiyanto menambahkan, kawasan Jalan Rasuna Said jadi lokasi terbanyak pelanggarnya. Tercatat ada sebanyak 3.720 pengendara yang melanggar dan ditilang di sana selama 27 hari kebijakan diterapkan.

Sedangkan lokasi dengan pengendara yang melanggar sedikit adalah di kawasan Jalan Gatot Soebroto depan Hotel Crown.

"Tercatat hanya ada 93 pengendara yang ditilang karena melanggar di sana," jelas AKBP Budiyanto. (*)

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved