Pemkot dan Pengembang Dinilai Kongkalikong karena Perumahan Elite Tanpa IMB Tak Dibongkar

Dalam rapat diputuskan Satpol PP Depok bersama tim terpadu akan cek lokasi, memastikan kekuatan dasar hukum sebelum dibongkar

Pemkot dan Pengembang Dinilai Kongkalikong karena Perumahan Elite Tanpa IMB Tak Dibongkar
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Perumahan elite di Depok disegel Satpol PP awal Mei 2018 berselang. 

PERUMAHAN elite atau cluster Cinere Parkview di Kelurahan Limo, Kecamatan Limo, Kota Depok, sudah disegel Satpol PP Depok awal Mei 2018 lalu.

Penyegelan dengan memasang dua plang besi di sana, dilakukan karena dipastikan perumahan tak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Perumahan elite di Depok disegel Satpol PP awal Mei 2018 berselang.
Perumahan elite di Depok disegel Satpol PP awal Mei 2018 berselang. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Setelah penyegelan, warga sekitar berharap perumahan yang rencananya memiliki 300 unit rumah, namun baru rampung sekitar 120 unit itu, akan dibongkar paksa petugas.

Sebab warga sekitar yakni warga perumahan Graha Cinere I, Graha Cinere II, dan Graha Cinere III, dipastikan tidak akan memberi rekomendasi persetujuan atau izin warga, untuk terbitnya IMB perumahan.

Apalagi lahan dimana perumahan cluster itu berdiri, diduga adalah lahan fasos fasum warga Graha Cinere I sampai Graha Cinere III, yang selama ini penyediaannya tidak dipenuhi pengembang.

"Kalau Pemkot Depok melalui Satpol PP nya tidak tegas dan tak juga membongkar perumahan yang tak berizin dan menyalahi aturan itu, maka wajar kalau warga menilai ada kongkalikong antara Pemkot Depok dengan pengembang perumahan," kata Yakob Tulam, Ketua RW 12, Kelurahan Limo, Kecamatan Limo, Depok, Selasa (28/8/2018).

Apalagi kata Yakob, sempat ada rapat rencana pembongkaran Perumahan Cinere Parkview di Kantor Satpol PP Depok dengan mengundang sejumlah dinas dan instansi terkait lainnya di Pemkot Depok, termasuk pengurus RW 12 Kelurahan Limo, sebagai perwakilan warga pada Rabu (8/8/2018) lalu.

Dalam rapat diputuskan Satpol PP Depok bersama tim terpadu yakni dari bagian perizinan, bagian hukum, serta PPNS Pemkot Depok dan pihak lainnya akan melakukan cek lokasi, untuk memastikan kekuatan dasar hukum sebelum pembongkaran dilakukan.

Perumahan elite di Depok disegel Satpol PP awal Mei 2018 berselang.
Perumahan elite di Depok disegel Satpol PP awal Mei 2018 berselang. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

"Namun sayangnya cek lokasi hanya dihadiri Satpol PP Depok saja, dan bukan tim terpadu," kata Yakob.

Padahal rencana awal, kata Yakob, cek lokasi akan dilakukan Tim Terpadu yang tediri dari Satpol PP Depok, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Depok, Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok, Badan Keuangan Daerah dan Aset Kota Depok, Bagian Hukum Setda Depok, serta Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kota Depok.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved