Pembangunan Konstruksi MRT Lampaui 95 Persen

Angka tersebut mengalami kemajuan dibandingkan progres fisik per akhir Juli lalu sekitar 95,33 persen.

Pembangunan Konstruksi MRT Lampaui 95 Persen
Warta Kota/Alex Suban
Pembangunan akses Stasiun MRT Bundaran HI di trotoar Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat terus dikerjakan, Kamis (26/7/2018). 

PIHAK PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta mengumumkan perkembangan menggembirakan pada pembangunan konstruksi proyek fase satu yang menghubungkan Lebak Bulus hingga Bundaran HI.

Hingga saat ini, kemajuan pembangunan sudah mencapai 95,97 persen.

Angka tersebut mengalami kemajuan dibandingkan progres fisik per akhir Juli lalu sekitar 95,33 persen.

Direktur Utama MRT Jakarta William P Sabandar mengatakan, perkembangan tersebut terdiri dari pembangunan stasiun layang (Elevated) 94,42 persen. Sedangkan untuk stasiun bawah tanah (underground) sudah mencapai 97,53 persen.

"Progres konstruksi itu sampai hari ini sekitar 95,97, progres konstruksi dari depo dan elevated section 94,42 persen. Di bawah tanah kita 97,53 pers. Untuk overallnya sudah 95,97 persen," ujarnya, dalam acara paparan di Site Office Stasiun Lebak Bulus MRT Jakarta, Selasa (28/8/2018).

William menambahkan, sejak 9 Agustus 2018 pihaknya sudah memulai sejumlah pengetesan, mulai dari sistem persinyalan hingga pengujian beberapa perangkat Railways sistem lainnya dengan menggunakan kereta MRT.

"Pengetesan dengan kereta sesungguhnya, dalam hal ini bulan simulator, yang dijalankan sepanjang jalur operasi merupakan keharusan untuk memastikan akurasi dan kehandalan kinerja perangkat, sebelum dioperasikan secara komersial," imbuh William.

Kegiatan ini, sekaligus menandai pertama kalinya kereta dijalankan di jalur utama dan juga dicobanya beberapa level kecepatan kereta secara bertahap, untuk keperluan pengujian perangkat persinyalan dan perangkat sistem Railways lainnya.

"Setelah dilakukan pengetesan SAT for Signaling System ini selanjutnya akan dilakukan serangkaian pengetesan dan pengujian untuk kereta," ujar William.

Melihat progres yang dicapai hingga saat ini, William optimistis pengoperasian MRT Jakarta bisa dijalankan sesuai target yakni pada pertengahan Maret 2019.

Halaman
12
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved