Keberadaan Preman Masih Marak di Kawasan Jakarta Barat, Begini Kata Pengamat

Bambang Rukminto, menanggapi soal masih maraknya premanisme di kawasan Kota Jakarta Barat.

Keberadaan Preman Masih Marak di Kawasan Jakarta Barat, Begini Kata Pengamat
WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO
25 orang yang diduga preman diamankan ke Polsek Jatinegara saat terjaring razia di Stasiun Jatinegara oleh petugas Kepolisian. Senin (9/7/2018). 

Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISeSS), Bambang Rukminto, menanggapi soal masih maraknya premanisme di kawasan Kota Jakarta Barat.

Menurutnya, bhabinkamtibmas di lapangan tidak lagi menjalankan tupoksinya dengan baik.

"Bhabinkamtibmas di lapangan tak melakukan tupoksinya dengan baik. Jadi, di sini ada peran Bhabinkamtibmas di bawah Koorbinmas itu ya salah satunya lakukan pembinaan lingkungan," kata Bambang, Selasa (28/8/2018).

Salah satu kasus sebagai contoh yaitu viralnya video di media sosial (medsos), perihal jajaran Polres Metro Jakarta Barat, yang telah lakukan penangkapan terhadap para preman di wilayah Rumah Toko (Ruko) 1000 Taman Palem, Cengkareng, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.

Preman-preman itu, berkedok berseragam sekuriti keamanan di ruko 1000 tersebut.

"Satpam, sebagai salah satu pembantu tugas kepolisian seperti amanat UU 2/2002 tentunya mitra terdekat pihak polisi (bhabinkamtibmas). Bhabinkamtibmas juga harus tahu jumlah dan biodata satpam di wilayahnya. Adanya di aksi premanisme mengenakan seragam satpam itu tidak mungkin terjadi sebenarnya, kalau dapat dicegah sejak awal. Itu pun dapat dicegah, jika dari Bhabinkamtibmasnya sendiri benar-benar jalankan tupoksinya," paparnya.

Ia menambahkan, "Jikalau sampai terjadi aksi premanisme, apalagi itu dilakukan oleh badan usaha jasa, sisi dari pengamanannya ini patut dipertanyakan, dan kerja Bhabinkamtibmasnya bagaimana. Atau jangan-jangan, ini sudah ada permainan antara pihak di Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) dengan beberapa oknum Bhabinkamtibmasnya ya kan," jelasnya. (BAS)

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help