Home »

News

» Jakarta

Ditipu Cek Bodong, Pengusaha Elektronik Rugi Rp 8,5 Miliar

Seorang pengusaha elektronik asal Bogor merasa ditipu miliaran rupiah dengan pembayaran cek kosong dari pembelinya.

Ditipu Cek Bodong, Pengusaha Elektronik Rugi Rp 8,5 Miliar
istimewa
Merasa ditipu miliaran rupiah, pengusaha elektronik ini melapor ke polisi. 

SEORANG pengusaha elektronik asal Bogor merasa ditipu miliaran rupiah dikarenakan pembayaran cek kosong dari suami istri pembeli bernama RW dan EG yang merupakan pemilik toko elektronik di kawasan Cimanggu, Bogor.

Merasa ditipu dan digelapkan uangnya sebesar Rp 8,5 miliar, Soter Sigit Ari Tuganggo (62) melaporkan keduanya ke Bareskrim Mabes Polri bersama pengacara Lesmana Budiarta SH.

Namun, oleh karena kejadian terjadi di kota Bogor Bareskrim melimpahkan kasus ini kepada Polda Jabar dan selanjutnya dilimpahkan ke polres kota Cibinong melalui Sprin dengan laporan polisi nomor : LP/696V/2018.

Lesmana Budiarta SH mengatakan, kerugian yang dialami kliennya berawal dari jual beli barang berupa AC, kulkas, TV, dan laptop.

"Kronologisnya berawal pelaku meminta disuply barang-barang elektronik dan membuka PO atas nama Laris Group. Pembayaran pertama dan kedua dibayar dan terus order sampai pesanan bernilai transaksi sekitar Rp 8,5 M yang dibayar dengan cek mundur namun sampai sekarang check tidak bisa diuangkan alias bodong," ungkap Lesmana di Jakarta, Senin (27/8/2018).

"Kami telah melaporkan kasus ini ke Bareskrim dan pihak Bareskrim telah melimpahkannya ke Polda Jawa Barat lalu ke Polres Cibinong, dan Polres Cibinong selanjutnya melimpahkannya ke Polres kota Bogor sesuai tempat kejadian," katanya.

Ia berharap polisi segera ditindaklanjuti mengingat kliennya sangat dirugikan.

"Kami harapkan Polres kota Bogor agar segera melakukan gelar perkara setelah melakukan penyelidikan dan penyidikan atas kasus ini, klien saya sangat dirugikan," tandasnya

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help