Pilpres 2019

Ustaz Abdul Somad Ajak Salat Subuh Berjamaah untuk Pilih Pimpinan yang Taat

Ustaz Abdul Somad menyerukan kepada seluruh umat untuk melaksanakan Salat Subuh berjamaah.

Ustaz Abdul Somad Ajak Salat Subuh Berjamaah untuk Pilih Pimpinan yang Taat
Instagram
Ustaz Abdul Somad 

USTAZ Abdul Somad menyerukan kepada seluruh umat untuk melaksanakan Salat Subuh berjamaah.

Menurut Ustaz Abdul Somad, Salat Subuh berjamaah dapat menolong umat muslim dari dunia dan akhirat, termasuk mempersatukan ekonomi dan memilih pemimpin taat.

Manfaat Salat Subuh berjamaah dianalogikan Ustaz Abdul Somad lewat video perjalanan dakwahnya di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Menurutnya, perjalanan hidup manusia sangat singkat, kehidupan di dunia hanya sementara.

Namun perjalanan panjang justru dimulai usai seseorang meninggal dunia.

Seluruh manusia katanya akan menjalani tahapan panjang mulai dari alam barzakh atau alam kubur yang membatasi antara dunia dan akhirat.

Barzakh menjadi tempat persinggahan sementara jasad makhluk sampai dibangkitkannya pada hari kiamat.

Usai penantian panjang, mereka katanya akan menjalani sejumlah tahapan mulai dari siratal mustaqim atau Ash-Shirath merupakan titian yang terbentang di atas permukaan neraka Jahannam yang sangat licin, memiliki kait, cakar dan duri (Al-Shirath); penghitungan amal sebelum akhirnya ditimbang seseorang layak berada di surga atau neraka.

"Ini perjalanan panjang, ini hanya sekedar singgah saja di pelabuhan, habis itu terus menuju ke meranti, Begitulah gaya hidup ini, sebentar saja, setelah ini ada ada yang lebih panjang, alam barzah, bayangkan yang mati tahun 1111, ini sudah 2018 seribu tahun lebih sudah menanti penantian panjang, belum lagi nanti titian siratal mustaqim, penghitungan amal, mau masuk surga atau mau masuk neraka, panjang lagi perjalanan," ungkap Ustaz Abdul Somad dalam video.

"Di antara bekal yang bisa kita bawa adalah Salat Subuh berjamaah, kalau Salat Subuh berjamaah itu tidak juga bisa bisa ibuat (lakukan) mau mati bawa apa? memangnya harta ini dibawa, memangnya keluarga ini bisa menolong? nanti dikubur mau bawa apa? mati dimakan cacing tanah," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help