Pilpres 2019

Tanggapi Survei Alvara, Sandiaga Uno: Wow! Belum Bekerja Sudah Naik Lima Persen dalam Tiga Hari

Bakal cawapres Sandiaga Uno pun angkat bicara terkait survei Alvara yang dilakukan pada 12-18 Agustus 2018 itu.

Tanggapi Survei Alvara, Sandiaga Uno: Wow! Belum Bekerja Sudah Naik Lima Persen dalam Tiga Hari
WARTA KOTA/FERYANTO HADI
Sandiaga Uno menghadiri acara di Pasar Mayestik, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (16/8/2018). 

HASIL survei terbaru yang dilakukan Alvara Research Center menunjukan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno masih di bawah pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Bakal cawapres Sandiaga Uno pun angkat bicara terkait survei Alvara yang dilakukan pada 12-18 Agustus 2018 itu.

"Wow! Dalam tiga hari naik lima persen. Wah, bagus sekali menurut saya, terima kasih temen Alvara," ujar Sandiaga Uno di salah satu mal di bilangan Jakarta Utara, Minggu (26/8/2018).

Baca: Roro Fitria Pakai Kode Rinso Saat Pesan Sabu

Bagi Sandiaga Uno, angka tersebut menunjukan bahwa masyarakat telah menangkap pesan ekonomi yang selama ini digaungkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Itu luar biasa, belum bergerak kita sudah lima persen dalam beberapa hari ini. Ini melihat bahwa masyarakat menangkap pesan ekonomi kita," kata Sandiaga Uno.

"Saya kaget ini kalau 35 persen kan baru kita, hari yang lalu masih di bawah 30 persen jadi luar biasa," sambungnya.

Baca: Ini Puisi Karya Fahri Hamzah untuk Pimpinan PKS yang Gagal Memecatnya

Namun, Sandiaga Uno mengatakan pihaknya memiliki tim survei independen, yang hasil surveinya tidak akan pernah disebarluaskan.

"Kita belum punya angka yang terakhir, tapi kalau itu luar biasa, kalau itu wah luar biasa (survei Alvara)," ucap Sandiaga Uno.

Sebelumnya, founder dan CEO Alvara Research Center Hasanudin Ali mengatakan, elektabilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin sebesar 53,6 persen.

Baca: Fahri Hamzah: Saya Mengupayakan Islah Sejak Sebelum Dipecat

"Sementara itu elektabilitas Prabowo-Sandiaga 35,2 persen, sedangkan pemilih yang belum memutuskan sebesar 11,2 persen," ungkap Hasanudin di Hotel Oria, Jakarta Pusat, Minggu (26/8/2018).

Survei Alvara Research Center dilakukan pada 12-18 Agustus 2018. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling di 34 provinsi.

Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka kepada 1.500 responden dengan usia di atas 17 tahun. Ada pun margin of error survei Alvara Research Center tersebut sebesar 2,9 persen. (Yanuar Nurcholis Majid)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help