Gempa Lombok

Rumah Rusak Akibat Gempa Lombok, Pasangan Ini Menikah di Tenda Pengungsian

Bencana gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, ternyata tidak menyurutkan semangat pasangan mempelai ini.

Rumah Rusak Akibat Gempa Lombok, Pasangan Ini Menikah di Tenda Pengungsian
Twitter @Sutopo_PN
Pasangan Devi Devi Novriawan dan Dewi Sinta menikah di tenda pengungsian, di Pohgading, Lombok Timur, NTB, Minggu (26/8/2018). 

BENCANA gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, ternyata tidak menyurutkan semangat pasangan mempelai ini.

Lewat akun twitternya @Sutopo_PN, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengunggah foto-foto yang memperlihatkan pasangan mempelai melangsungkan pernikahan di tenda pengungsian.

Dengan pakaian pengantin berwarna silver serta riasan wajah yang cantik, mempelai wanita terlihat menggandeng mempelai pria yang juga mengenakan pakaian pengantin lengkap berwarna serasi.

Baca: Pamer Foto Kenangan Bersama Prabowo Subianto, Pengikut Instagram Minta Titik Soeharto Rujuk

Mereka terlihat berfoto di depan tenda pengungsian berwarna jingga, dengan senyum yang tetap terlihat di wajahnya.

Lewat cuitannya, Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan bahwa kedua mempelai tersebut baru saja menikah pada 26 Agustus 2018, di tengah kondisi rumah mereka yang hancur karena gempa bumi.

"Meski rumah rusak dan berada di pengungsian. Devi Devi Novriawan dan Dewi Sinta tetap melangsungkan pernikahan di Pohgading Lombok Timur. Mereka tetap bahagia. Semoga sakinah, mawadah dan warohmah. Selamat untuk kedua pengantin," tulis Sutopo Purwo Nugroho, Minggu (26/8/2018).

Ternyata kesusahan yang sedang menimpa warga Lombok tidak mematahkan semangat mereka untuk tetap melangsungkan pernikahan meskipun harus apa adanya. Sejumlah warganet pun ikut kagum dengan pernikahan kedua mempelai tersebut lewat, komentar-komentar.

"Cinta memang tak diganggu oleh Bencana, krn Bencana pun mengajarkan kita semua ttg cinta pada kemanusiaan & alam semesta," tulis akun Twitter @eLfathir71

"Untuk urusan yang satu ini hukumnya WAJIB pak..jadi gempa tidak akan menyurutkan niat mereka.. #SEMOGASAMAWA" tutur akun Twitter @AbdulMu93903289.

Sementara, lewat catatan Sutopo Purwo Nugroho yang dikutip dari BMKG, hingga kemarin terdapat setidaknya 395 gempa susulan yang terjadi setelah guncangan 6,9 skala richter pada 19 Agustus 2018. Dari 395 gempa, 20 di antaranya dirasakan kuat oleh warga Lombok. (*)

Penulis: Yosia Margaretta
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved