Kritik Polri karena Neno Warisman, Jari ‎98: Fadli Zon Kebanyakan Main Twitter dan Instagram Sih

Ketua Jari 98 Willy Prakarsa meminta Wakil Ketua DPR itu menelaah lebih jauh Undang-undang Polri.

Kritik Polri karena Neno Warisman, Jari ‎98: Fadli Zon Kebanyakan Main Twitter dan Instagram Sih
nstagram @nenowarismanofficial dan @fadlizon
Kolase foto Neno Warisman dan Fadli Zon 

KRITIK keras Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon terhadap pengadangan pegiat #2019GantiPresiden Neno Warisman, menuai tanggapan dari Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia 98 (Jari 98).

Ketua Jari 98 Willy Prakarsa meminta Wakil Ketua DPR itu menelaah lebih jauh Undang-undang Polri. Menurutnya, apa yang dilakukan kepolisian di Riau merupakan bagian dari upaya menjaga Kamtibmas.

"Harusnya sebagai wakil rakyat itu teliti dan cermat membaca UU Polri Nomor 2 Tahun 2002. Polri itu menjaga kamtibmas, pengayom, pelindung, dan penegak hukum. Jangan salahkan Polri. Mas Fadli Zon kebanyakan main twitter dan Instagram, sih," tutur Willy, Minggu (26/8/2018).

Baca: Neno Warisman Dipulangkan Paksa, Fadli Zon Nilai Polisi Jadi Alat Politik Penguasa

Menurut Wily, apa yang dilakukan oleh Kapolda Riau Brigjen Eko Widodo sudah tepat dan sesuai prosedur. Seharusnya, yang dilakukan Fadli Zon adalah mengingatkan Neno Warisman untuk menjaga ketertiban masyarakat.

"Seharusnya wakil rakyat itu ikut memberikan solusi. Bukan malah sedikit-sedikit desak copot-copot aja," katanya.

Sebelumnya, melalui akun twiternya, Fadli Zon mengkritik keras tindakan kepolisian yang melarang Neno Warisman keluar dari Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, karena diadang oleh massa. Fadli Zon bahkan meminta Kapolda Riau dicopot karena tidak bisa mengendalikan dan menjaga keamanan bandara.

Baca: Fahri Hamzah Sebut Pemecatan Dirinya oleh PKS Peradilan yang Nyaris Tanpa Kertas

Sebelumnya, pegiat #2019GantiPresiden Neno Warisman tertahan di gerbang Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Riau, Sabtu (25/8/2018) pukul 18.30 WIB. Neno Warisman yang tiba di bandara sekitar pukul 15.10 WIB, tidak diperbolehkan keluar bandara oleh aparat keamanan.

Setibanya di gerbang bandara, Neno Warisman langsung diadang sekelompok orang yang berjumlah ratusan. Namun, massa yang mengadang Neno Warisman dibubarkan paksa oleh petugas kepolisian dan TNI. Tak lama setelah itu, datang pula sekelompok massa yang ingin membebaskan Neno Warisman. Namun, kedatangan massa mendapat pengadangan dari pihak kepolisian dan TNI. (Taufik Ismail)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help