Pilpres 2019

Andi Arief Mau Berikan Keterangan Atau Tidak, Bawaslu Tetap akan Proses Kasus Dugaan Mahar Politik

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menjadwalkan meminta keterangan Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief, Senin (27/8/2018) hari ini.

Andi Arief Mau Berikan Keterangan Atau Tidak, Bawaslu Tetap akan Proses Kasus Dugaan Mahar Politik
Tribunnews
Andi Arief dengan Pasangan Prabowo-Sandiaga 

BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) menjadwalkan meminta keterangan Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief, Senin (27/8/2018) hari ini.

Ini merupakan pemanggilan ketiga yang dilayangkan Bawaslu kepada Andi Arief. Andi Arief dimintai keterangan sebagai saksi terkait kasus dugaan pemberian mahar senilai Rp 500 miliar yang diberikan oleh bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno kepada PAN dan PKS.

Anggota Bawaslu Rahmat Bagja menyerahkan kepada Andi Arief untuk memenuhi panggilan atau tidak. Namun, dia mengisyaratkan pemanggilan Sandiaga Uno selaku terlapor akan sulit tanpa adanya keterangan dari Andi Arief.

Baca: Tiga Kali Mangkir Diperiksa Soal Mahar Politik, Andi Arief Tawarkan Tiga Opsi Ini kepada Bawaslu

"Kami serahkan (kepada Andi Arief) akan hadir atau tidak. Sulit memanggil terlapor jika tidak ada kehadiran (Andi Arief)," kata Rahmat Bagja, Minggu (27/8/2018).

Dia menegaskan, lembaga pengawas pemilu itu akan tetap mengusut kasus tersebut. Meskipun, dia mengaku tidak dapat mengharapkan Andi Arief memberikan keterangan, karena ketidakhadiran yang bersangkutan.

"Kasus tetap berlanjut," tegasnya.

Baca: Ruhut Sitompul Yakin Tudingan Andi Arief Soal Sandiaga Uno Berikan Mahar Rp 500 Miliar Benar Adanya

Pemeriksaan Andi Arief dilakukan supaya dapat membuktikan adanya dugaan pemberian mahar politik sebesar Rp 500 miliar kepada PAN dan PKS.

Namun, pada Jumat (24/8/2018) lalu, Ketua Bawaslu Abhan mengonfirmasi ketidakhadiran Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief.

Terkait ketidakhadiran Andi, Abhan menjelaskan yang bersangkutan mengatakan ada pihak keluarga yang sakit. Untuk itu, Bawaslu mengagendakan kembali pemanggilan terhadap Andi Arief pada Senin (27/8/2018) hari ini. (*)

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help