Home »

News

» Jakarta

Tidak Kapok, Warga Tetap Ingin Mendirikan Rumah dan Tinggal di Kolong Tol Lodan

Warga yang jadi korban kebakaran di kolong tol Lodan, Jakarta Utara, ogah dipindah ke rumah susun atau direlokasi.

Tidak Kapok, Warga Tetap Ingin Mendirikan Rumah dan Tinggal di Kolong Tol Lodan
WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN
Kondisi kolong Tol Wiyoto Wiyono di Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, seusai kebakaran yang melanda permukiman kumuh di RW 02 Kampung Walang, Minggu (26/8/2018). 

WARTA KOTA, PADEMANGAN---Walau ditanya soal mau tidaknya tinggal di rumah susun (rusun) atau shelter, warga yang menjadi korban kebakaran di RW 02 Kampung Walang, Pademangan, Jakarta Utara, mengaku enggan dipindahkan.

Warga rata-rata masih ingin tinggal di areal kolong tol Wiyoto Wiyono atau kolong tol Lodan.

Baca: Kebakaran di Kampung Walang, Tak Ada Kerusakan di Kolong Tol Wiyoto Wiyono

"Saya sih enggak mau direlokasi. Menurut saya kebakaran ini cuma musibah semata. Tak ada unsur apa-apa. Jadi, jangan mentang-mentang warga di sini disebut melanggar akibat tinggal di kolong tol bukan berarti pemerintah bakalan ada niat relokasi warga. Enggak akan ada mau pindah dari sini. Pasti bangun rumah lagi," kata Ayu (30), warga Kolong Tol Lodan, Minggu (26/8/2018).

Sama halnya dengan warga lainnya yang juga menjadi korban kebakaran, Amin (32).

Baca: Kebakaran Ancol, Dinsos DKI Jakarta Distribusikan 500 Makanan Siap Saji

Amin mengatakan, dia dan keluarganya ogah direlokasikan dan akan tetap tinggal di kolong tol Lodan.

"Musibah (kebakaran). Jikalau pemerintah memanfaatkan momen ini kami bisa-bisa saja mengamuk. Jangankan saya warga di sini juga mana mau direlokasikan ke rusun-rusunan pak. Enggak akan. Walaupun barang kami kini habis terbakar, kami masih bisa bangkit," kata Amin.

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help