Kades Jeringo Tantang Presiden Jokowi karena Korban Gempa Desanya Terparah Malah Terabaikan

Dia selaku kepala desa Jeringo menantang bapak-bapak presiden, gubernur, dan kabinetnya semua untuk adu argumen.

Kades Jeringo Tantang Presiden Jokowi karena Korban Gempa Desanya Terparah Malah Terabaikan
BNPB
Ilustrasi dampak gempa di Lombok. 

PIHAK Kepala Desa Jeringo, Lombok Barat, Sahril menggunakan media sosial (medsos) untuk menceritakan kondisi terparah desanya akibat gempa.

Sahril menantang bupati, gubernur, presiden, wakil presiden, dan berbagai pihak lainnya untuk secepatnya mendatangi desanya.

Soalnya mereka dinilai hanya berjanji, tapi tidak pernah datang.

"Saya menantang karena semua tidak pernah mendatangi padahal desa kami yang terparah, tidak pernah ditanyakan, sudah 3 menteri janji mau datang, tapi tidak pernah datang. Ini ada apa," katanya.

Menurut Sahril, dia siap adu argumen.

"Dari mulai bupati, gubernur, bahkan kabinetnya bapak, saya selaku kepala desa Jeringo menantang bapak-bapak presiden, gubernur, dan kabinetnya semua untuk adu argumen, biar tahu bagaimana penderitaan masyarakat, saya siap bertanggung jawab atas pernyataan ini, kalau bapak keberatan," katanya.

Terkait dengan itu, warganet memberikan tanggapan.

Atoy Tharyasa: Kami juga yg di desa dasan bagik khususnya di kampung gubuk rempung sudah 5 hari pasca gempa minggu mlm kemarin yg berkekuatan 7,0 SR. blm juga di kunjungi oleh aparat kpolisian juga dari TNI ataupun pihak2 lain. (Mngkin mreka sibuk di tmpat lain yg lebih parah).

femya andini: Janji tinggal janji,rakyat menderita ditinggal pergi, sedih.

Sementara itu, Kompas.com mengulas, video Kepala Desa (Kades) Jeringo, Lombok Barat, Sahril yang diunggah ke media sosial viral dan mendapatkan perhatian publik.

Halaman
123
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved