Produk Olahan Ikan di Kepulauan Seribu Bebas Formalin

Tidak ditemukan adanya pelanggaran, katanya, membuktikan sosialisasi sukses dilakukan.

Produk Olahan Ikan di Kepulauan Seribu Bebas Formalin
Warta Kota/Istimewa
ILUSTRASI 

BADAN Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Direktorat Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha menilai, olahan produksi makanan di wilayah perairan Kepulauan Seribu bebas dari bahan pengawet, formalin.

Hal itu didasari atas hasil uji lapangan yang dilakukan Tim Badan POM selama berada di wilayah Kepulauan Seribu, khususnya Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu Selatan, Jumat (24/8/2018).

"Tim Badan POM melihat bahwa di Kepulauan Seribu olahan ikan-ikan segar itu tidak menggunakan formalin," ujar Dyah Sulistyorini, Kepala Sub Direktorat Pemberdayaan Pelaku Usaha Badan POM dalam siaran tertulis, Jumat (24/08/2018).

Baca: Panik saat Gempa Susulan 6,2 SR Mengguncang Lombok, Sam Aliano Lari Tanpa Celana

Tidak ditemukan adanya pelanggaran, katanya, membuktikan sosialisasi sukses dilakukan.

"Itu artinya mereka sudah benar-benar paham sekali bahwa ikan produksi olahan itu harus segar," katanya.

Dyah berharap semua pelaku usaha makanan di Kepulauan Seribu dapat memperhatikan Izin Edar Makanan, serta Nomor Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan BPOM. Label tersebut menjadi jaminan makanan bebas dari bahan berbahaya dan aman dikonsumsi.

"Dengan adanya itu, berati sudah meminimalisir peluang-peluang keberbahayaan sebuah pangan. Dengan cara menjual seperti itu, konsumen yang membeli pun akan merasa lebih aman dalam mengonsumi pangan," tuturnya. (*)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help