Gempa Bumi

Pembalap MotoGP Peduli Korban Gempa Lombok

Tidak ada aksi konyol dari Valentino Rossi ataupun Mark Marquez, sang pemenang Moto GP 2018, begitu juga dengan Jorge Lorenzo.

Pembalap MotoGP Peduli Korban Gempa Lombok
Warta Kota/Adhy Kelana
Korban gempa di Desa Teniga, Lombok Utara, NTB, Rabu (22/8/2018). 

'SUPPORTS Lombok'. Walau sederhana, kalimat yang tercetak pada sebidang papan putih itu menggambarkan kepedulian dan dukungan para pembalap MotoGP, terkait gempa bumi yang terus terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dukungan itu diposting akun resmi MotoGP, @MotoGP pada Jumat (24/8/2018). Dalam potret terlihat para penggawa balapan kuda besi itu, seperti Alvaro Bautista Arce, Andrea Dovizioso, Valentino Rossi, Marc Marquez, Jorge Lorenzo, dan Cal Crutchlow.

Dalam potret yang diambil usai laga di Sirkuit Silverstone pada ajang 2018 British motorcycle Grand Prix, para pembalap terlihat tersenyum. Tidak ada aksi konyol dari Valentino Rossi ataupun Mark Marquez, sang pemenang Moto GP 2018, begitu juga dengan Jorge Lorenzo.

"Thinking of those affected by the recent earthquakes in Lombok. Stay strong Indonesia, (Prihatin kepada mereka yang terkena dampak gempa bumi baru-baru ini di Lombok. Tetap kuat Indonesia)," tulis admin @MotoGP pada Jumat (24/82018).

Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hingga 21 Agustus 2018, total gempa bumi sejak tanggal 5 Agustus 2018 tercatat ada sebanyak 1.059 kali. Gempa tersebut berasal dari pergerakan Sesar Nusa Tenggara Barat yang terletak di antara Selat Sumbawa.

Berdasarkan data terhimpun hingga Jumat (24/8/2018), Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan, ada 555 orang meninggal dunia akibat gempa Lombok.

Baca: Sam Aliano Jadi Tersangka, Nikita Mirzani: Senang, Bersyukur, Alhamdulillah

Korban meninggal tersebar di Kabupaten Lombok Utara 466 orang, Lombok Barat 40 orang, Lombok Timur 31 orang, Lombok Tengah 2 orang, Kota Mataram 9 orang, Sumbawa Besar 5 orang, dan Sumbawa Barat 2 orang.

Gempa juga menghancurkan rumah tinggal, bangunan pemerintahan, serta fasilitas umum. Tercatat ada sebanyak 76.765 unit rumah rusak. Sebarannya berada di Lombok Utara 23.098 unit, Lombok Barat 37.285 unit, Lombok Timur 7.280 unit, Lombok Tengah 4.629 unit, Kota Mataram 2.060 unit, Sumbawa Besar 105 unit, dan Sumbawa Barat 6.131 unit.

Bersamaan dengan hancurnya tenmpat tinggal, sebanyak 390.529 orang mengungsi. Pengungsi tersebar di Lombok Utara 134.235 orang, Lombok Barat 116.453 orang, Lombok Timur 104.060 orang, Lombok Tengah 13.887 orang, dan Kota Mataram 18.894 orang. Pengungsi masih memerlukan bantuan logistik.

"Pemerintah telah mencairkan dana Rp 985,8 miliar untuk penanganan darurat dan kemanusiaan bencana gempa Lombok, yang terdiri dari Rp 557,7 miliar melalui BNPB dan Rp 428,1 miliar melalui Kementerian/Lembaga. Ini di luar bantuan yang sudah disalurkan BNPB sekitar Rp 100 miliar," tulis Sutopo lewat akun @Sutopo_PN pada Jumat (24/8/2018). (*)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved