Masih Ada yang Tolak Vaksin MR, Dinas Kesehatan Kota Tangerang Lakukan Hal Ini

"Anak-anak harus diberikan imunisasi campak, dan kami memberikan vaksin ini," tutur Liza.

Masih Ada yang Tolak Vaksin MR, Dinas Kesehatan Kota Tangerang Lakukan Hal Ini
Istimewa
ILUSTRASI 

MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) merilis fatwa mubah terkait vaksin measles rubella (MR) yang mengandung babi.

Kendati demikian, terdapat penolakan pemberian vaksin tersebut di wilayah Tangerang. Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Liza Puspadewi. Ia menjelaskan, jajarannya hingga kini terus melakukan vaksinasi MR terhadap warga Kota Tangerang.

"Memang ada penolakan ketika kami memberikan vaksin ini," ujar Liza Liza Puspadewi kepada Warta Kota, Jumat (24/8/2018).

Baca: Sambil Berupaya Dapat Sertifikasi Halal, Pemerintah Tetap Lanjutkan Pemberian Vaksin MR

Menurutnya, masih ada pihak-pihak yang tak ingin diberikan vaksin MR tersebut, terlebih dengan adanya pemberitaan yang belum lama ini menghangat mengenai vaksin yang diproduksi Serum Institute of India (SII) yang mengandung babi itu.

"Mayoritas yang menolak itu sekolah-sekolah Islam," ucapnya.

Liza menyebut, pihaknya pun melakukan sosialiasi rutin terkait hal ini, dengan cara memberikan penjelasan agar segelintir masyarakat yang menolak itu paham begitu pentingnya pemberian vaksin MR tersebut.

Baca: Jalur Disabilitas JPO Ampera Kerap Diserobot Pemotor

"Vaksin MR ini bermanfaat dan sangat mendesak diperlukan. Anak-anak harus diberikan imunisasi campak, dan kami memberikan vaksin ini. Campak dapat berdampak pada kematian, dan sangat membahayakan," tutur Liza.

"Oleh karena itu, kami memberikan pemahaman kepada mereka yang menolak. Sebab, di Tangerang kasus seperti ini sudah banyak, dan penyakitnya juga menular," sambungnya. (*)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help