Fadli Zon Anggap Permintaan Jokowi Sosialisasikan Kinerja Pemerintah Pada TNI Polri Sangat Politis

Dalam cuitannya, dirinya mengkritisi pernyataan Jokowi yang dianggapnya mengancam netralitas politik anggota TNI dan Polri.

Fadli Zon Anggap Permintaan Jokowi Sosialisasikan Kinerja Pemerintah Pada TNI Polri Sangat Politis
Kompas.com
Fadli Zon melaporkan akun Ananda Sukarlan, Lambe Turah, dan sejumlah akun penebar kebencian serta hoax ke Bareskrim. 

WAKIL Ketua DPR RI, Fadli Zon mengkritisi Presiden Joko Widodo dalam akun Twitternya @fadlizon.

Dalam cuitannya, dirinya mengkritisi pernyataan Jokowi yang dianggapnya mengancam netralitas politik anggota TNI dan Polri.

"Permintaan tsb, disampaikan Presiden @jokowi dalam sambutan kepada Siswa Sesko TNI dan Peserta Sespimti Polri di Istana Negara," tulis Fadli Zon, Kamis (23/8/2018).

Dirinya merasa permintaan Jokowi kepada TNI dan Polri untuk mensosalisasikan kinerja pemerintah sangatlah politis.

"Permintaan Presiden Joko Widodo di depan anggota TNI/Pori untuk mensosialisasikan kinerja pemerintah, jelas pernyataan yg sangat berbahaya. Sangat politis. Tidak proporsional," tulisnya.

Fadli Zon yang menganggap bahwa pernyataan Jokowi tersebut merupakan politis menyertakan bahwa dalam undang-undang tertulis agar TNI dan Polri tidak boleh terlibat dalam hal-hal berbau politik.

"Pertama, permintaan Presiden tsb bertentangan dgn UU TNI/Polri. Di dalam UU TNI No. 34/2004, Pasal 39 Ayat 2, menyebutkan bhw “Prajurit dilarang terlibat dlm kegiatan politik praktis," lanjutnya.

Alasan Fadli Zon menganggap ucapan Jokowi mengajak TNI dan Polri berpolitik adalah karena posisi Jokowi yang saat ini juga merupakan calon presiden 2019.

"Alasan kedua, permintaan Presiden kpd anggota TNI/Polri jelas sangat politis. Sebab, yg menyampaikannya adlh Presiden yg pada saat bersamaan jg berstatus sbg bakal calon presiden," ungkapnya.

Dirinya berharap agar Jokowi dapat lebih berhati-hati dalam berbicara karena status dirinya saat ini yang juga sebagai calon presiden 2019.

Penulis: Yosia Margaretta
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved