Kebakaran

Dua Kebakaran di Kota Depok akibat Main Korek Api dan Kebocoran Gas saat Memasak

DUA peristiwa kebakaran akibat kelalaian manusia atau human error terjadi di Kota Depok dalam dua hari terakhir.

Dua Kebakaran di Kota Depok akibat Main Korek Api dan Kebocoran Gas saat Memasak
Istimewa
LIMA rumah petak berupa rumah kontrakan di Jalan Palakali, RT 1/ RW 11, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Kota Depok, terbakar, Jumat (24/8/2018) pagi. Penyebab munculnya api diduga kuat dari kompor gas yang bocor saat sedang digunakan. 

DUA peristiwa kebakaran akibat kelalaian manusia atau human error terjadi di Kota Depok dalam dua hari terakhir, Kamis (23/8/2018) dan Jumat (24/8/2018).

Dalam peristiwa kebakaran di rumah Syamsul Bahri di Gang Batako, RT 11/06, Kelurahan Bojong Pondok Terong , Cipayung, Kamis sore, dipastikan disebabkan adanya penghuni rumah yang bermain korek api.

Sementara pada kebakaran yang menghanguskan lima rumah petak berupa rumah kontrakan di Jalan Palakali, RT 1/ RW 11, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jumat (24/8/2018) pagi, disebabkan karena kompor gas yang dipakai memasak oleh tukang somay, penghuni kontrakan, mengalami kebocoran di tabung atau pada selangnya.

LIMA rumah petak berupa rumah kontrakan di Jalan Palakali, RT 1/ RW 11, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Kota Depok, terbakar, Jumat (24/8/2018) pagi. Penyebab munculnya api diduga kuat dari kompor gas yang bocor saat sedang digunakan.
LIMA rumah petak berupa rumah kontrakan di Jalan Palakali, RT 1/ RW 11, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Kota Depok, terbakar, Jumat (24/8/2018) pagi. Penyebab munculnya api diduga kuat dari kompor gas yang bocor saat sedang digunakan. (Istimewa)

"Sehingga dua kebakaran di Depok, dalam dua hari terakhir ini, lebih disebabkan karena human error atau kelalaian manusia," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Gandara Budiana, Jumat (24/8/2018) sore.

Hal ini, lanjutnya, menandakan kewaspadaan dan antisipasi warga atas ancaman bahaya kebakaran di Depok masih kurang dan perlu ditingkatkan.

Karenanya, pihaknya akan lebih aktif lagi memberikan pemahaman dan penyuluhan ke warga untuk mengantisipasi bahaya kebakaran.

"Kami akan berkordinasi dengan kelurahan dan kecamatan," katanya.

LIMA rumah petak berupa rumah kontrakan di Jalan Palakali, RT 1/ RW 11, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Kota Depok, terbakar, Jumat (24/8/2018) pagi. Penyebab munculnya api diduga kuat dari kompor gas yang bocor saat sedang digunakan.
LIMA rumah petak berupa rumah kontrakan di Jalan Palakali, RT 1/ RW 11, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Kota Depok, terbakar, Jumat (24/8/2018) pagi. Penyebab munculnya api diduga kuat dari kompor gas yang bocor saat sedang digunakan. (Istimewa)

Gandara menjelaskan pada Kamis sore kebakaran terjadi di rumah Syamsul Bahri di Gang Batako, RT 11/06, Kelurahan Bojong Pondok Terong , Cipayung, Depok.

Penyebabnya, penghuni rumah bermain korek api yang akhirnya menyambar bagian rumah hingga api membesar.

Lima unit mobil pemadam yang diturunkan berhasil mencegah api meluas.

"Sehingga yang terbakar hanya kamar depan rumah seluas 4x5 meter. Kerugian sekitar Rp 40 Juta. Tidak ada korban jiwa dan luka dalam peristiwa ini," katanya.

LIMA rumah petak berupa rumah kontrakan di Jalan Palakali, RT 1/ RW 11, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Kota Depok, terbakar, Jumat (24/8/2018) pagi. Penyebab munculnya api diduga kuat dari kompor gas yang bocor saat sedang digunakan.
LIMA rumah petak berupa rumah kontrakan di Jalan Palakali, RT 1/ RW 11, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Kota Depok, terbakar, Jumat (24/8/2018) pagi. Penyebab munculnya api diduga kuat dari kompor gas yang bocor saat sedang digunakan. (Istimewa)
Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help