Gempa Lombok

Dana Penanganan Gempa Lombok Rp 4 Triliun, Bukan Rp 38 Miliar Seperti Kata Wasekjen Partai Demokrat

Pramono Anung menambahkan, anggaran Rp 4 triliun tersebut bisa saja berubah angkanya menjadi lebih besar lagi.

Dana Penanganan Gempa Lombok Rp 4 Triliun, Bukan Rp 38 Miliar Seperti Kata Wasekjen Partai Demokrat
Warta Kota/Adhy Kelana
Korban gempa di Desa Teniga, Lombok Utara, NTB, Rabu (22/8/2018). 

SEKRETARIS Kabinet Pramono Anung menegaskan, anggaran yang disiapkan pemerintah untuk penanganan gempa bumi di Lombok, NTB, sebesar Rp 4 triliun.

"Jadi tidak benar kalau anggaran Rp 38 miliar, anggarannya Rp 4 triliun lebih‎," ujar Pramono Anung di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/8/2018).

‎Menurut Pramono Anung, anggaran tersebut terdapat di Kementerian Keuangan, untuk memperbaiki rumah yang rusak akibat gempa, dengan dibagi menjadi tiga klasifikasi, yaitu berat sebesar Rp 50 juta, sedang Rp 25 juta, dan ringan Rp 10 juta.

Baca: Fahri Hamzah Sebut Pemecatan Dirinya oleh PKS Peradilan yang Nyaris Tanpa Kertas

"Itu saja angkanya sudah besar sekali, jadi kalau kemudian politisi ada yang mengembangkan, dananya Rp 38 miliar, yang bersangkutan tidak punya empati terhadap persoalan di Lombok," ujar Pramono Anung.

Pramono Anung menambahkan, anggaran Rp 4 triliun tersebut bisa saja berubah angkanya menjadi lebih besar lagi, dengan menyesuaikan data-data yang akurat untuk memperbaiki rumah maupun infrastruktur yang ada.

‎"Itu bisa nambah, karena beberapa yang rusak nanti akan ditangani," ucapnya.

Baca: Cucu Kedua Lahir di Hari yang Sama, Ini Momen Penting Jokowi saat Rabu Pon

‎Wasekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik berkeluh dalam akun Twitternya, di mana dirinya mendengar pemerintah hanya mengucurkan dana penanganan Lombok sebesar Rp 38 miliar.

"Bila benar sejauh ini Presiden Jokowi hanya mengucurkan Rp 38 miliar bagi bencana di NTB, maka ia sedang memamerkan kekosongan sentivitas, empati, tanggung jawab, sense of urgency, dan rasa keadilan di dalam kepemimpinannya. Negara tak hadir bagi rakyatnya yang sedang berduka," tulis Rachland di akun @RachlanNashidik, Selasa (21/8/2018). (Seno Tri Sulistiyono)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved