Asian Games 2018

Beredar Surat Teguran OCA ke Erick Thohir, Soalnya Kursi Penonton Asian Games Banyak Kosong

Dalam suratnya itu, ia mengatakan kosongnya kursi penonton terlihat tidak baik untuk penyiaran dan menyebabkan banyak kebingungan.

Beredar Surat Teguran OCA ke Erick Thohir, Soalnya Kursi Penonton Asian Games Banyak Kosong
istimewa
Diduga Surat OCA ke Erick Thohir 

Beredar surat diduga teguran dari OCA, (Olympic Council of Asia) atau Dewan Olimpiade Asia  yang mempermasalahkan kosongnya kursi penonton.

Foto surat yang beredar di kalangan wartawan itu bertanggal 21 Agustus 2018 dan ditujukan kepada Ketua INASGOC, alias ketua panitia Asian Games 2018 Erick Thohir.

Surat ditulis dan ditandatangani oleh Direktur Jenderal Husain Al Musallam.

Dalam suratnya itu, ia mengatakan kosongnya kursi penonton terlihat tidak baik untuk penyiaran dan menyebabkan banyak kebingungan.

OCA meminta agar panitia Asian Games 2018, INASGOC, membatasi kursi yang dialokasikan kepada manajer kompetisi atau venue.

Surat berbahasa Inggris itu juga meminta tiket untuk pejabat organisasi olahraga Indonesia, tidak lebih dari 10 persen dari total tiket.

Belum ada konfirmasi dari Erick Thohir mengenai kebenaran surat yang beredar tersebut.

Seperti diketahui, ramai terdengar keluhan dari publik yang kehabisan tiket pertandingan atau perlombaan.

Padahal, kerap kali terlihat ada bangku-bangku kosong di venue ajang yang tiketnya diklaim sudah terjual habis itu.

Kericuhan terakhir, bahkan mungkin bisa disebut terbesar, terjadi menjelang final bulutangkis beregu Asian Games 2018, Rabu (22/8/2018).

Dikutip dari BolaSport.com di loket penjualan tiket Asian Games di Jalan Pintu I Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, pembeli tiket bahkan sempat adu mulut dengan panitia penjualan tiket.

Ketika itu, calon penonton yang sudah mengantre hendak membeli tiket laga antara Indonesia kontra China menerima informasi bahwa tiket sudah habis.

Editor: ahmad sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved